HOME : FOOTBALL

Headlines News  

18 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Wawancara bersama Dirly Dave Sompie
“Natal dan Tahun Baru Harus di Manado’’ 


DEARLY Dave Sompie (Dirly) kini eksis sebagai selebriti ibukota. Tiada hari tanpa ke-sibukan yang dijalani runner-up Indonesian Idol 3 ini. Mang-gung nyanyi di berbagai tem-pat maupun syuting sinetron, merupakan rutinitas harian yang kini digeluti cowok kela-hiran Tomohon, 10 Desember 1989 ini. 
Untuk urusan sekolah pun, kini Dirly merencanakan ikut homeschooling saking tidak adanya waktu untuk sekolah formal. ‘’Sekarang saya ikut home school. Jadi guru yang datang mengajar ke Dirly. Kadang di tempat syuting,’’ aku mantan siswa SMA Pio-neer Manado ini ketika diwa-wancarai khusus Komentar via telepon, kemarin (16/12). 
Namun meski kesibukannya seabrek, momentum Natal dan Tahun Baru 2007 nanti, Dirly memastikan tidak akan mele-watkannya selain di Manado. Aktivitas manggung dan syu-ting pun diliburkannya. ‘’Natal dan Tahun Baru harus di Ma-nado bersama keluarga,’’ kata Dirly seraya mengatakan, hal ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Ini saya minta (ke ma-najer, red) dan pasti,’’ katanya saat ditanyai kemungkinan manajernya tidak meng-izinkan saking banyaknya tawaran manggung di tahun baru. 
Di Jakarta, Dirly diberikan apartemen (Bellagio Resi-dence) oleh penyelenggara In-donesian Idol. Di situ, dia tinggal bersama Ikhsan, jawara Indonesian Idol 3. ‘Tapi Januari nanti sudah selesai, dan harus cari tempat lain,’’ ujar Dirly yang dihubungi di sela-sela break syuting sine-tron Idola. 
Apakah Dirly akan beli ru-mah di Jakarta? Meski ko-ceknya sudah memungkinkan untuk itu, namun Dirly malah mengatakan, rencananya saat ini adalah membeli rumah di Manado. 
‘’Saya ingin beli dan bikin rumah di Manado, kalau di Jakarta cukup kost atau sewa apartemen saja,’’ kata cowok ganteng ini. 
Bagi Dirly, Sulut atau Ma-nado tetaplah ‘homebase-nya’ meski Jakarta menawarkan banyak entertainment dan fasilitas. 
‘’Saya ingin bangun rumah di Manado, karena libur atau tidak ada kegiatan, saya tetap ke Manado,’’ kata pria asal De-sa Kokoleh (Minut) yang me-ngaku kerap pulang larut ma-lam setiap hari karena kesi-bukannya syuting dan mang-gung. Hebatnya lagi, di apar-temen dia hidup mandiri ber-sama Ikhsan yang disebutnya sudah seperti saudara.(rik/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin