|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kebakaran jenggot dituding mobnas bagian bargaining APBD
Sangkoy: Mobnas KNPI (Justru) yang Ilegal
|
Tudingan adanya aksi bar-gaining APBD 2007 Minsel (Mi-nahasa Selatan), yang dilakoni kalangan Legislatif terkait dibe-rikannya mobnas (mobil dinas) baru oleh Pemkab Minsel, membuat beberapa anggota dewan kebakaran jenggot. Me-nurut mereka, mobnas baru tersebut jauh hari memang sudah lama dianggarkan dan dibahas.
Sehingga hal tersebut dirasa-kan wajar, karena untuk pening-katan kinerja DPRD Minsel. Ketua Komisi C Dekab Minsel, Drs Robby Sangkoy kepada Komentar mengatakan, pihak-nya menerima lapang dada kri-tikan yang dialamatkan warga Minsel soal pengadaan mobnas dewan tersebut. Hanya saja, menurut Sangkoy, dalam mem-bahas suatu keperluan anggota Dewan Minsel, sudah pasti pihaknya telah melihat kemampuan anggaran yang ada, sehingga tak mungkin mobnas itu ada, kalau dewan tidak mem-bahas dan menganggarkannya di APBD 2006 lalu.
Sangkoy malahan menyebut, Mobnas yang diterima KNPI, BKSAUA Bamag dan PMI Minsel yang terlebih dahulu disalurkan, justru patut dipertanyakan. “Po-koknya kalo soal mobnas dewan, itu semua telah lama diusulkan dan tertata dalam APBD 2006. Yang tidak tertata, malahan mobnas KNPI cs, itu yang perlu disimak,” beber Sangkoy blak-blakan.
Hal senada juga diungkapkan, Ketua Fraksi Demokrat Dekab Minsel, Simon Ottay.
Menurutnya, mobnas yang diterimanya itu tidak dipakai pribadi melainkan untuk pe-ningkatan kinerja semua ang-gota Dekab Minsel. Karena itu, siapa saja yang ingin me-makai, diperbolehkan, terma-suk staf atau karyawan Dekab Minsel sendiri.(pen)
|
|