HOME : FOOTBALL

Berita Politik dan Pemerintahan 

18 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Grand strategy pemprop hingga 2025
Manado, Bitung dan Minut Bakal Jadi ‘Metro Manado’


Setelah wacana Propinsi Mi-nahasa atau Propinsi Tota-buan sempat mencuat bebe-rapa waktu lalu, kini muncul wacana menjadikan Kota Ma-nado, Kota Bitung dan Kabu-paten Minahasa Utara seba-gai Metro Manado sebagai-mana sebutan Jabotabek. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi tingkat propinsi menindaklanjuti grand strategy penataan daerah yang berlangsung di ruang kerja Asisten II Pemprop Sulut, Jumat (15/12).
Kepala Bappeda Sulut, Drs Alex Wowor mengungkapkan, upaya pemekaran yang ber-langsung akhir-akhir ini me-nyebabkan masing-masing daerah berjalan sendiri-sen-diri. Hal inilah yang ke-mudian menyebabkan Sulut menjadi daerah yang sulit berkembang.
“Karena itu, yang perlu dilakukan adalah menjadikan beberapa daerah pada satu sistem perencanaan yang sinergis seperti yang disebut dengan Jabotabek. Jadi tiga kabupaten/kota dapat dijadi-kan satu dalam sistem peran-canaan,” ungkapnya.
Dijelaskannya, salah satu yang dapat diwacanakan un-tuk dijadikan grand strategy Sulut hingga tahun 2025 adalah menjadikan Manado, Bitung dan Minut sebagai Metro Manado. “Maksudnya di sini bukan mengga-bungkan ketiga daerah tersebut, tapi membangun sinergitas perencanaan dan pembangunan,” jelasnya.
Wowor memaparkan, pada Pelita I pembangunan Sulut lebih dipusatkan di Bolmong. Kemudian di Pelita II dan III pembangunan diprioritaskan di Gorontalo (waktu masih menjadi wilayah Sulut). dan di Pelita IV pembangunan diprioritaskan di Sangihe. 
“Untuk 20 sampai 25 tahun ke depan grand strategy yang kita pakai bukan lagi peme-karan propinsi, melainkan pe-nyatuan sistem perencanaan pembangunan Kota Manado, Bitung dan Kabupaten Minut, ” jelasnya.
Wacana ini mendapat res-pon positif dari pemerintah pusat. Direktur Penataan Daerah dan Otonomi Khusus, Djubaidi mengungkapkan, pemerintah Propinsi Sulut hendaknya tidak terlalu memfokuskan diri pada upaya-upaya pemekaran, tapi sebaiknya mengupayakan penggabungan sistem peren-canaan untuk tiga daerah.
“Saya setuju usulan yang dikemukakan Bappeda. Dari pada kita sibuk dan kewala-han dengan masalah peme-karan-pemekaran lebih baik kita mengupayakan wacana tersebut. Apalagi Sulut meru-pakan propinsi yang tidak terlalu luas,” paparnya.
Ia menambahkan, meski daerah-daerah kita menjadi otonom namun jika dalam pelaksanaanya tidak sinergis, maka dampaknya pasti akan memunculkan masalah baru. Tapi jika kita membangun sinergitas pembangunan seperti wacana Metro Ma-nado, maka dampaknya pasti akan menjadikan Sulut sebagai daerah yang maju.
“Jika ini bisa terlaksana, saya yakin ke depan akan dijadikan pedoman oleh daerah lainnya. Artinya, Sulut bisa jadi pilot project pe-rencanaan yang sinergis untuk daerah-daerah lain,” tukasnya.(imo)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin