HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

20 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Pengadaan Ford Ranger Tibum 
Diduga tak Melewati Proses Tender


Pengadaan mobil mewah Ford Ranger yang dikhususkan kepada Dinas Ketertiban Umum (Tibum) Manado, merupakan suatu hal po-sitif sebab untuk menunjang ke-giatan operasional di lapangan. Hanya saja, proses pengadaan ini diduga kuat bermasalah sebab tidak melewati proses tender. 
Indikator pengadaan mobil me-wah ini bermasalah, sangat nam-pak sebab pengadaan ini dilaku-kan secara sembunyi-sembunyi, yang antara lain dibuktikan tidak terungkap adanya panitia tender pengadaan dan pengumuman proses tender. Padahal sesuai amanat Keppres No 80 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa, dijelaskan bahwa seti-ap proyek di atas Rp 100 juta ha-rus ditenderkan, karena dengan 
adanya proses tender maka negara akan diuntungkan, karena setiap proses tender akan terjadi sebuah penawa-ran barang yang dinamakan Sisa Hasil Tender (SHT).
Bagian Perlengkapan Manado sendiri tidak tahu menahu dengan pengadaan ini, padahal pihak ini adalah pihak yang paling berkompeten soal aset-aset pemerintah. “Di bagian per-lengkapan soal ini tidak terca-tat, jadi saya belum tahu pasti soal ini, silakan berhubungan dengan pihak Dinas Tibum,” ujar Kepala Bagian Perleng-kapan Manado, Drs Frangky Heydemans. Kadis Tibum, Ji-mmy Kowaas sendiri belum sem-pat dimintai keterangan soal ini. 
Sementara itu, Wakil Walikota Abdi Buchari SE MSi menya-takan, pemberian Ford Ranger jenis Hurricane untuk Kadis-tibum, tak perlu dipolemikkan. Menurutnya, pembelian mobil tersebut melalui tender dan akan dipergunakan sesuai aturan. “Sebenarnya mobil ter-sebut tidak mewah. Yang dise-but kategori mewah, jika cc-nya di atas 3.000. Sedangkan Ford Ranger untuk Kadistibum tak mencapai 2.500 cc. Waktu itu sempat ditawarkan KIA Sorento yang fasilitasnya lebih seder-hana. Tapi tidak dibeli karena cc-nya 3.500,” kata Buchari, Selasa (19/12) di ruang pari-purna dekot. 
Saat ditanya apakah pembe-lian mobil tersebut melalui pro-ses tender, Buchari sempat ter-diam sejenak. “Yang pasti itu lewat mekanisme tender, tapi dilakukan oleh dinas bersang-kutan,” tukasnya. Ia menegas-kan kendaraan tersebut sudah dianggarkan sebelumnya. “Un-tuk mobil tersebut sudah masuk anggaran 2006. Sewaktu Kadis-tibum masih dijabat Pak Su-mampouw (Jantje Sumam-pouw, red). Tapi baru direalisasi sekarang,” ungkapnya. 
Lebih lanjut, ia mengatakan kendaraan akan dipakai sesuai aturan. “Saya menghargai Pak Kowaas. Lihat saja, di mobil tersebut tertulis besar-besar polisi pamong praja pemkot Manado. Jadi kan tak mungkin mobil seperti mau dipakai ke sembarang tempat, misalnya ke hotel,” tuturnya.(win)



 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin