|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Minimalisir penyelundupan dan teroris
Adpel Manado Siapkan Pengawasan Berlapis
|
Administrasi Pelabuhan (Ad-pel) Manado akan menyiapkan pengawasan berlapis menjelang hari Natal dan Tahun Baru ini. Hal ini dimaksudkan untuk me-minimalisir penyelundupan dan mengantisipasi masuknya teroris. Dijelaskan Administra-tor Pelabuhan (Adpel), Brury Rantung, pengawasan berlapis ini meliputi pemeriksaan KTP penumpang sweeping di tengah laut sebelum masuk dan me-ninggalkan pelabuhan, serta me-ningkatkan penyebaran inte-lijen di kawasan pelabuhan.
Pengawasan berlapis ini, lanjutnya, telah dibahas bersa-ma unsur-unsur terkait dalam sebuah rapat koordinasi yang melibatkan KP3, TNI AL serta pihak Polairud Polda Sulut. Rantung mengatakan, pening-katan sistem pengawasan ini sebagai bentuk proaktif dari isu-isu teroris yang berkem-bang saat ini. “Meskipun ini baru isu namun semua yang bersifat ancaman patut diwas-padai, dan inilah salah satu bentuk tindak lanjut dari isu tersebut,” tukasnya. Dalam ra-pat koordinasi ini juga disepa-kati pengantar penumpang tidak diperbolehkan lagi untuk keluar masuk seenaknya da-lam kapal.
“Pengawasan di Pelabuhan Manado memang sudah ber-jalan dan aksi yang dilakukan saat ini cuma peningkatan peng-awasan saja, agar supaya dapat meminimalisir ancaman masuk-nya teroris serta meminimalisir terjadinya penyelundupan,” ujar Rantung sambil menambahkan sweeping di tengah laut dila-kukan oleh pihak Polairud Polda Sulut.
Diakui, sistem yang nantinya diterapkan ini ada konsekuen-sinya, sebab akan mempenga-ruhi pelayanan dan kenya-manan, namun persoalan terse-but harus dikesampingkan se-bab dampak positifnya jauh lebih besar ketimbang hal-hal tersebut.
Sebagaimana diketahui, Pe-labuhan Manado merupakan salah satu titik yang diduga kuat menjadi salah satu pintu masuk jaringan teroris atau pun pe-nyelundupan, sebab sistem pe-ngawasan selama ini dipandang longgar sehingga mudah ter-susupi.(ran)
|
|