HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

21 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Program awal, tertibkan karyawan
Jadi Dirut PDAM, Kereh Dilantik Gantikan Roring


Penghujung tahun 2006, pemkot membuat kejutan. Tanpa ada tanda-tanda sebe-lumnya, terjadi pergantian ja-batan di tubuh PDAM, khu-susnya untuk posisi Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Umum (Dirum). Rabu (20/12) kemarin, Herry Kereh SE Ak dilantik dan diambil sumpah-nya sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM, menggantikan Ir Hanny Roring MSi MM. 
Sedangkan posisi yang di-tinggalkan Kereh sebagai di-rum, diisi oleh Drs Jan Wawo BE yang sebelumnya berposisi di Banwas PDAM. Pelantikan keduanya dilakukan Wakil Walikota (Wawali) Manado, Abdi Buchari SE MSi berda-sarkan SK Walikota Nomor 112 Tahun 2006. 
Dalam sambutannya, wawali mengatakan, rolling jabatan adalah hal biasa dalam rangka peningkatan kinerja. Dengan dilantiknya Kereh, wawali mengharapkan supaya ada perbaikan dalam manajemen PDAM, mengingat latar bela-kang Kereh sebagai akuntan yang cukup mengerti seluk-beluk manajemen khususnya dalam hal penghitungan va-riable cost dan fixed cost. 
“Sebenarnya sangat ironi bila sebuah perusahaan monopoli seperti PDAM yang tak ada pesaingnya kemudian selalu merugi. Apalagi PDAM juga turut diproteksi pemerintah. Mudah-mudahan penyegaran ini akan memicu perbaikan di lingkungan PDAM,” kata wawali. 
Sementara itu, usai pelan-tikan, Kereh mengungkapkan, sebagai program awal dalam menjalankan kepemimpinan di PDAM, ia akan melakukan re-strukturisasi karyawan serta menertibkan karyawannya, khususnya memangkas karya-wan nakal di tubuh PDAM yang selama ini hanya membuat kerugian di tubuh PDAM. Ke-pada Komentar mantan Sespri Gubernur ini mengaku, keru-gian PDAM salah satunya dise-babkan oleh aksi penggelapan uang tagihan yang dilakukan sejumlah oknum-oknum kar-yawan yang bertugas saat penagihan. 
Modus operandi yang diprak-tekkan yakni antara pelang-gan air dan petugas penagih re-kening air terjadi sebuah transaksi tawar-menawar, yang buntut-buntutnya pihak PDAM yang dirugikan sebab uang tersebut bukannya ma-suk ke kas PDAM tetapi masuk ke kantong pribadi petugas pe-nagih. “Saya sudah mencium gelagat ini sesuai data dan informasi yang masuk, se-hingga tidak ada kompromi lagi bagi mereka, sebab apa yang dilakukannya itu nyata-nyata telah merugikan pihak PDAM,” tukas Kereh. 
Akan halnya Roring meng-ungkapkan bahwa jabatan bukanlah harta milik yang harus dipertahankan dengan cara apa pun. “Jabatan ini ada-lah titipan dan kepercayaan. Kalau memang pimpinan menghendaki pergantian, pasti kita juga harus siap mene-rimanya. Yang pasti semuanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Roring yang diwa-wancarai terpisah. “Yang pen-ting saya sudah berusaha un-tuk berbuat yang terbaik untuk PDAM,” kuncinya.(ftj/ran)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin