|
|
|
![]() |
![]() |
|
Enam Fraksi Serentak Terima RAPBD
|
Seperti sudah diprediksi sebelumnya, Rancangan Pen-dapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Manado 2007 akhirnya diterima secara bulat DPRD Kota Manado menjadi APBD 2007.
Dalam rapat paripurna DPRD Manado, Rabu (20/12) kemarin, enam fraksi yang di DPRD Manado seperti paduan suara se-nada menyatakan menerima RAPBD untuik disahkan men-jadi APBD. “Apakah saudara-saudara setuju RAPBD ini kita sahkan?” tanya Ketua Dekot, Drs Ferro Taroreh pada bagian akhir rapat paripurna. “Setujuuu...!!!” Begitu koor anggota DPRD.
Bahkan, Ir Djafar Alkatiri yang sebelumnya berkoar-koar me-nyoal pendeknya waktu pem-bahasan RAPBD ini oleh panitia anggaran, ternyata pada akhir-nya juga menyatakan bahwa fraksinya, yakni F-PPP, mene-rima RAPBD tersebut.
Sebelumnya, masing-masing fraksi diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat akhir fraksi. Yang pertama tampil adalah Fraksi Kesatuan, de-ngan Juru Bicara Linberg Ro-tinsulu. Selanjutnya pada gi-liran kedua yakni Fraksi Partai Golkar, dengan juru bicara Ronald Mapaliey SIP. Dalam penyampaian pendapat akhir-nya, F-PG juga menitipkan usu-lan supaya Pemerintah Kota (Pemkot) Manado perlu memi-kirkan pembentukan Badan Aset Daerah (BAD) dalam rang-ka menyelamatkan aset-aset pemkot. “Kami merasa perlu dibentuk BAD supaya aset-aset pemkot lebih terinventarisasi,” ujar Mapaliey.
Selain itu, dalam rangka pe-ngelolaan anggaran yang se-makin baik, F-PF juga mengu-sulkan supaya dibentuk Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). “Ini demi pengaturan keuangan yang lebih terfokus, mengingat APBD kita pada 2007 ini mengalami peningkat-an cukup signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Per-juangan (F-PDIP) melalui juru bicaranya, Sjully Dumingan juga memberikan usulan kepada pemkot, antara lain meningkatkan status sejum-lah pasar tradisional menjadi pasar modern, utamanya yang ada di Kecamatan Tuminting, Kecamatan Mapanget, dan Kecamatan Malalayang. “Tu-juannya adalah supaya PKL dapat terbagi di lokai-lokasi ini, dan tidak tertumpuk di satu lokasi saja. Dengan be-gitu, maka akan dapat dimi-nimalisir kemacetan pada satu titik,” katanya.
Selanjutnya, berturut-turut tampil Julius Lovian (F-PD), Benny Parasan (F-PDS), dan Ir Djafar Alkatiri (FPPP).(ftj)
|
|