|
|
|
|
![]() |
![]() |
Sebagai umat kristen natal merupakan perayaan yang sangat berarti. Dimana pada hari ini setiap orang mempersiapkan macam-macam kue,makanan dan hadiah.
Di Eropa dan Amerika perayaan natal dirayain besar-besaran. Hiasan natal kita
temui dimana-mana tempat mulai dari lampu natal, hiasan natal dengan beragam warna dari gold, merah dan lain-lain. Buat anak-anak kecil hari natal merupakan hari yang paling mereka tunggu-tunggu dimana santa claus datang dengan membawa hadiah dan nasehat. Tetapi bukan berarti natal hanya dirayain dengan makanan dan hadiah tetapi yang terpenting adalah suasana hati yang damai dan bahagia. Seperti halnya di Cairo-Mesir, kehidupan masyarakat yang pada umumnya beragama muslim dengan budaya hidup yang berbeda tetapi suasana natal masih bisa dirasakan walaupun tidak sesemarak di Eropa atau Amerika. Misalnya saya punya seorang gardener yang setiap minggu datang menyiram bunga dan merawat tanaman di apartement. Suatu pagi dia datang membawa pohon natal yang sudah dia hiasi dan diberi kartu natal,saya bersama suami sangat terharu . Saya hampir menangis membaca tulisan tangannya dikartu Natal, yang bunyinya begini: MaDaM & MESTAR
MERE KARSMES GOMAA GARDEN
Dengan bahasa Inggris Arabicnya tetapi dia berusaha menyampaikan selamat natal. Suamiku bilang "He try the best he could to said " Merry Christmas" ( Dia mencoba mengucapkan selamat hari natal). Padahal dia itu seorang muslim dan gardener. Tetapi dia memcoba menyampaikan selamat dan memberi hadiah natal. Sebagai seorang ciptaan Tuhan hadiah dan kartu Natal dari gardener ini menyentuh hati saya. Cerita ini terjadi tahun lalu.
Dan tahun ini dengan kartu yang sama dan bunga berwarna christmas dia mengucapkan '' Merry X'mas Madame '' saat aku membuka pintu apartemenku pagi itu
untuknya."Sangat indah". Bukan bunga atau kartunya yang saya lihat tapi niatnya
yang tulus walaupun dia hanya seorang gardener.Kadang agama dan golongan serta warna kulit membuat kita melihat orang lain dengan tatapan dan pelayanan yang berbeda. Padahal kita semua sama ciptaan Tuhan yang dikarunia akal budi dan perasaan.
Marlene Tamasoleng
Cairo-Manado
|
|