|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Banjir Bandang Intai Matungkas dan
Laikit
|
AIRMADIDI - Akibat tangan-tangan jahil yang sering meru-sak hutan di kawasan kaki Gu-nung Klabat, kini banjir bandang mengintai Desa Laikit dan Ma-tungkas. Pasalnya, meski baru beberapa hari terakhir hujan de-ras mengguyur Minut, namun kiriman materil berbahaya se-perti bongkahan-bongkahan kayu dari wilayah Gunung Kla-bat mulai diseret air hingga di dua desa tersebut.
Sebagaimana diungkapkan sejumlah warga setempat, keti-ka hujan kemarin, terlihat mate-rial pasir bahkan bongkahan ka-yu dibawa hanyut oleh aliran air yang deras sampai ke wilayah pemukiman penduduk.
“Bahkan jalan menuju ke pe-rumahan Pemkab Minut itu jus-tru menjadi jalur kiriman kayu dan material dari wilayah gu-nung Klabat,” kata Marcel Dotu-long tokoh pemuda Kecamatan Dimembe.
Karenanya, diharapkan ke Pemkab Minut untuk menganti-sipasi kemungkinan terjadinya hal yang lebih besar di mana bisa saja mungkin saat ini ke-marahan Gunung Klabat akibat kegiatan pertambangan seperti galian C yang dilakukan di sekitarnya, sudah memuncak.
“Hukum alam bisa saja terjadi dan sepertinya yang terlihat se-karang di Matungkas dan Laikit sudah menunjukkan tanda awas,” ungkap Dotulong. Menu-rutnya selain langkah pence-gahan, pemkab juga sudah ha-rus menghentikan kegiatan Ga-lian C di kaki gunung.(oan)
|
|