|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Festival Santa Claus Disparbud Kurang Persiapan
|
Meski mengundang banyak penonton, namun Festival Santa Claus dan Pentas Seni Budaya yang diselenggarakan Disparbud Manado, Kamis (21/12), butuh persiapan yang lebih matang lagi. Pasalnya acara yang berlangsung di TKB Pusat Kota tersebut mi-nim peserta. Jumlah peserta Festival Santa Claus yang tampil hanya lima. Sedangkan jumlah peserta pentas seni budaya juga sama. Di antara-nya marchingband Al-Khai-raat, Barongsai, Kabasaran Bantik, Maengket Bantik dan lawak yang dibawakan Cipan cs. Bahkan salah satu peserta pentas seni budaya harus dipanggil beberapa kali untuk tampil. Uniknya lagi, keti-daksiapan tersebut bahkan disinggung master of ceremony (MC) yang dilakoni Om Kale. Dengan memakai nyanyian, ia menyindir panitia untuk memberikan daftar peserta yang akan naik pentas. Walau mengundang senyum penon-ton, jelas sekali hal tersebut menandakan kurangnya persiapan yang dilakukan Disparbud. Saat disinggung mengenai ketidaksiapan tersebut, Kasubdin Objek Wi-sata, Alex Kapojos memban-tahnya. “Acara ini sudah ma-suk kalender tahunan dan dijadwalkan dilaksanakan bulan lalu. Tapi tertunda ka-rena Kadisparbud (Jenny Sa-rundajang, red) meninggal,” jelas Kapojos. Namun demi-kian ia mengaku untuk Fes-tival Santa Claus, hanya lima peserta yang betul-betul tampil dari 18 yang diundang. Acara tersebut dibuka Waliko-ta Manado yang diwakili Asis-ten II, J Tampi. Saat memba-cakan sambutan walikota, Tampi mengatakan pariwisata merupakan bidang primadona Kota Manado.
“Iven ini bisa menggali nilai-nilai budaya yang khas. Selain itu festival ini punya karak-teristik yang unik. Sehingga bisa dikembangkan untuk menarik wisatawan,” ujar Tampi.(win)
|
|