HOME : FOOTBALL

Berita Mimbar dan Keagamaan 

22 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Kilas balik perjalanan PKB GMIM di Xiamen
Tantangan dan Harapan Penginjilan di Cina(3)

  
Keadaan menjadi lebih parah pada tahun 1966. Mao, revolusioner yang menua itu, mungkin merasakan bahwa revolusinya mulai menghilang. Program Loncatan Besar ke Depan (Great Leap Forward Pro-gram) pada tahun 1958 - 1960 gagal, dan kaum modernis dalam partainya mulai resah. Ia kemu-dian meluncurkan Revolusi Ke-budayaan yang tidak beradab, yang menimbulkan histeria, khususnya di antara orang-orang muda, melawan apa pun yang berbau pengaruh asing. Para pemimpin komunis sekalipun tidak luput dari pengaduan atau-pun penangkapan. Terjadilah huru-hara massal. Kegiatan di bidang seni dan akademis di-batasi, termasuk juga aktivitas-aktivitas gereja. Semua tempat ibadah ditutup dan orang-orang Kristen dilarang mengadakan pertemuan. Mao sendiri diang-gap sebagai dewa. “Buku me-rah kecil” (little red book) yang memuat fatwa-fatwa Mao sa-jalah yang dibaca dan dihafal, sedangkan Alkitab dibakar. 
Meskipun huru-hara itu re-dam, kebijakan-kebijakan tetap bertahan sampai tahun 1976. Keduanya, Mao dan orang ta-ngan kanannya, Zhou Enlai, me-ninggal pada tahun itu. Deng Xiaoping, seorang moderat yang pernah disingkirkan, kem-bali berkuasa dan mulai mem-perkenalkan modernisasi. Yang paling menarik perhatian adalah “Gang of Four” (empat sekawan) yang memimpin Re-volusi Kebudayaan ditangkap dan diadili.(**) 



 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin