|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Mgr Yoseph Suwatan MSc
Natal, Pengharapan yang Menyelamatkan
|
Uskup Manado Mgr Yoseph Suwatan MSC mengatakan, Natal Yesus Kristus merupakan momentum yang membawa umat manusia pada penghara-pan yang menyelamatkan, se-kaligus terpanggil untuk mem-bawa pengharapan tersebut bagi sesama manusia. Kepada harian ini, Jumat (22/12), Us-kup Suwatan mengungkapkan, Yesus Kristus datang ke dunia
di saat dunia berada dalam kekacauan hidup, baik di bidang ekonomi, pemerin-tahan, maupun kemasyara-katan.
“Kondisi serupa juga terjadi di sepanjang tahun 2006 ini meski dalam bentuk yang berbeda. Harus diakui ada be-gitu banyak persoalan yang dihadapi dan dialami masya-rakat saat ini. Dan banyak masyarakat yang akhirnya mengalami penderitaan,” ungkapnya.
Namun demikian, dalam kekacauan hidup tersebut ada warta gembira yang disampaikan Allah kepada umatnya dan itu terwujud dalam diri Yesus Kristus, bayi mungil yang lahir di kandang Betlehem. “Dikatakan Malai-kat Tuhan kepada para gem-bala, jangan takut karena su-dah lahir bagimu seorang juru selamat. Kata-kata ini seakan mengangkat manusia dari kekalutan dan kecemasan hi-dup yang tak lagi berpengha-rapan akan keselamatan,” ungkapnya.
Ini artinya, lanjut Uskup Suwatan, Natal adalah mo-mentum spiritual yang mem-bawa kita untuk berjumpa dengan sang Juru Selamat dan mendapatkan penghara-pan ke depan yang menyela-matkan.
“Kita yang sedang dalam kesusuhan di tengah-tengah persoalan duniawi kini akan mengalami keamanan, ke-gembiraan dan damai se-jahterah, jika kita menghayati kata-kata Malaikat Tuhan dan mendatangi sang Juru Selamat. Natal akan mem-bawa kita pada pengharapan yang menyelamatkan,” ujar-nya.
Tak hanya itu. Menurut Uskup Suwatan, pengharapan yang sama ini hendaknya juga dikhabarkan kepada sesama umat manusia lainnya yang mungkin sedang dalam kesu-sahan dan kecemasan. “Kita yang telah mendapatkan pengharapan yang menye-lamatkan dari sang Juru Selamat itu hendaknya pula diberikan kepada sesama kita yang masih berada dalam kecemasan dan penderitaan hidup,” jelasnya.
Dan yang pasti, tegasnya, Tuhan yang datang menemui umatnya di Hari Natal ini juga membuktikan bahwa Tuhan kita adalah seorang Imanuel yang artinya Allah beserta kita. Artinya, kita tidak hanya mendapatkan pengharapan yang menyelamatkan tetapi juga merasakan bahwa Allah sungguh-sungguh hadir dan tinggal bersama-sama dengan kita. “Tinggal bagaimana kita umatnya merasakan kehadi-ran-Nya ini dan mewujudkan kebersamaan tersebut dalam pola pikir, pola rasa dan pola tindak yang baik dan benar baik dengan Tuhan sendiri maupun dengan sesama kita,” tandasnya.(imo)
|
|