|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Terlindas Pohon Runtuh,
Dua Penambang Tewas di Dumoga
|
Dua penambang emas di lokasi tambang rakyat bernama Beringin Kecamatan Dumoga Barat, tewas seketika lantaran terlindas pohon yang runtuh, saat hujan keras mengguyur wilayah Dumoga, sekitar pukul 18.00 WITA, Kamis (21/12). Keduanya adalah Inal Mokoginta (40), warga Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, dan Nadi Jumaat (28) warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Sementara rekan keduanya yang berasal dari Desa Mopait, Nas Bulud (25) Lala Mokodo-ngan (34) Inal Mokogitna (40), selamat dari ancaman maut, meskipun mengalami cedera se-rius dan kini sedang dirawat intensif di RSU Kotamobagu. Sedangkan satu-satunya rekan mereka yang berhasil menyela-matkan diri adalah Juardi Dao (22), warga Mopait. Dari penutu-ran Juardi yang ditemui Kamis malam lalu, ketika baru saja ti-ba di Desa Mopait, dia melihat langsung bagaimana sebatang pohon yang baru runtuh akibat hujan deras, menggelinding dari puncak gunung kemudian me-lindas daseng alias barak mere-ka. “Saat itu, empat teman saya sedang tidur dalam daseng. Sa-ya sendiri masih sedang makan dalam daseng. Ketika mende-ngar suara gelinding dari atas gunung saya masih berteriak memanggil teman-teman Saya masih dapat menghindar, tapi empat teman saya yang sedang tidur, tak sempat lagi,” tutur-nya. Pohon itu sendiri sempat merusaki daseng, dan ketika gelindingannya terhenti, Juardi mengaku langsung meminta pertolongan penambang lain yang ada di sekitar, untuk me-nyelamatkan empat rekannya yang sedang tidur tadi. Namun sayang, saat itu mereka mene-mukan Inal dan Nadi sudah tak bernyawa lagi. Sedangkan Nas dan Lala mengalami luka serius, dan langsung dilarikan ke RSU Kotamobagu. “Sedangkan yang meninggal langsung dibawah ke rumah duka,” kata Juardi lagi, penuh penyesalan. Kapolres Bolmong lewat Kasatreskrim AKP Andri Iskandar SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan pe-ristiwa tersebut. Dikatakan, pi-haknya langsung turun tangan untuk menangani para kor-ban.(tus)
|
|