|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Catatan: Stenly
Oroh
2005-2006, Tahun Penuh Kekerasan
|
ANGKA kekerasan disertai ancaman adalah kasus terbanyak yang ditangani jajaran Poltabes Manado se;amg 2006 ini. Demikian data yang diperoleh Komentar di Poltabes Manado. Hingga tak salah bila disimpulkan selang dua tahun terakhir, menjadi tahun penuh kekerasan di Manado.
Dari 10 kasus besar yang pernah ditangani jajaran Poltabes, kasus kekerasan disertai ancaman menduduki rangking terbanyak dibanding pencurian dan pemerasan. Dikatakan Kapoltabes Manado Kombes Polisi Drs Jhon Latumeten SH, penyebab naiknya kasus tersebut masih terbanyak lantaran pengaruh mabuk akibat mengkonsumsi minuman keras.
Perbandingan dengan 2005 lalu, 2006 ini menurut Latumeten terdapat penurunan. Namun kasus kekerasan disertai ancaman masih menduduki ranking teratas di antara banyaknya kasus. Pihak Kepolisian, ungkapnya berharap 2007 nanti, kasus tersebut dapat ditekan “Salah satu terobosan yang kami lakukan adalah penertiban minuman keras. Diharapkan langkah ini akan mengurangi tingkat kekerasan di Manado dan Sulut umumnya,” kata Latumeten.
Kasus Kekerasan Disertai Ancaman 2005-2006
Nama Kasus Tahun 2005 Tahun 2006
01. Kekerasan disertai ancaman 111 Kasus 98 Kasus
02. Pencurian dengan Pemerasan 82 Kasus 87 Kasus
03. Perkosaan 15 Kasus 27 Kasus
04. Bunuh 14 Kasus 20 Kasus
05. Anirat 41 Kasus 11 Kasus
06. Curas 4 Kasus 9 Kasus
07. Kebakaran 6 Kasus 8 Kasus
08. Narkoba 10 Kasus 6 Kasus
09. Kenakalan Remaja - 6 Kasus
10. Curanmor 2 Kasus 2 Kasus
Total Jumlah : 285 Kasus 274 Kasus
Sumber : Poltabes Manado
|
|