HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

28 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Doyan Studi Banding, Laporan Nihil


Rupanya hobi piknik berkedok studi banding masih sering dilakoni para anggota dewan terhormat. Sepanjang tahun 2006, sejumlah daerah sudah disambangi mereka. Sebut saja Malang, Riau, Bandung, Kupang, Medan, Denpasar, Samosir dan Aceh. Anehnya, tak ada satupun hasil studi banding yang dilaporkan pada publik. Tentu perilaku legislator tersebut sangat memprihatinkan. 

Entah sudah berapa kali ke-beratan terhadap studi ban-ding tersebut, dilontarkan sejumlah elemen masyarakat. Padahal yang namanya wakil rakyat sudah sepatutnya mendengarkan kehendak rakyat. Apalagi yang studi banding tersebut mengguna-kan uang rakyat yang didapat lewat pajak dan sebagainya. 
Padahal konstituen dan juga tax payer berhak mengetahui apa yang dilakukan wakilnya di negeri orang. Melihat ke-biasaan studi banding ang-gota dewan kita, laksana me-lihat sebuah kemunafikan. Mereka kerap mengingatkan pada eksekutif dan birokrat betapa pentingnya penerapan clean and good governance. Di mana termasuk di dalamnya yang disebut transparansi dan pertanggungjawaban kepada publik. Ironisnya, mereka yang kerap berkoar sebagai wakil rakyat justru mementahkannya. 
Studi banding tanpa mem-beberkan hasilnya pada pu-blik sama saja dengan pembo-hongan publik. Dewasa ini, studi banding dengan lang-sung berangkat ke daerah tu-juan merupakan cara yang sudah basi. Jika ingin legis-lator benar-benar ingin mene-rapkan prinsip efisien waktu dan dana. Mengapa tidak meng-gunakan teknologi internet yang sudah berkembang di Manado? Informasi apapun bisa kita dapat. Ini masih ditambah dengan teknologi teleconference, seperti yang pernah diterapkan Unsrat beberapa waktu lalu. 
Dengan menggunakan tek-nologi tersebut, legislator tak perlu pergi jauh-jauh. Sehingga tak mengabaikan masyarakat yang terpaksa gigit jari saat mengadu nasibnya. Karena wakilnya sedang jalan-jalan di negeri orang. Sekali lagi, menjelang masuk tahun 2007. Kiranya ada perubahan sikap di kalangan legislator. Jangan sampai Dekot Manado dicap sebagai pembohong publik karena menggunakan uang rakyat untuk studi banding, yang tak jelas manfaatnya.(**)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin