|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Delapan Jemaat GMIM Kalvari Dibaptis
|
Natal ke-2, Selasa (26/12) lalu dirayakan secara berbeda oleh Jemaat GMIM Kalvari Pineleng. Di mana selain memperingati dan merayakan hari kelahiran Yesus Kristus, Jemaat GMIM yang barusan merayakan HUT ke-100 tersebut menggelar baptisan (seranian, red) terhadap delapan jemaat GMIM yang tergolong masih belia.
Pdt Anneke Koyongian-Wa-woruntu STh yang memimpin ibadah Natal dan baptisan tersebut menegaskan, bapti-san merupakan momentum yang sangat penting dalam ke-seluruhan rangkaian pem-binaan rohani dan spiritual anak-anak.
“Dengan pembaptisan kita khususnya para orang tua menghantar anak-anak untuk semakin dekat dan menjadi anak-anak Allah sekaligus di-tuntun untuk tumbuh dan berkembang menjadi umat Tuhan yang dikasihi dan mengasihi Tuhan,” jelasnya.
Sementara itu, Michael ‘Tole’ Koraag dan Shinta Kaunang, orang tua dari salah seorang anak yang dibaptis Ryan Ko-raag, menyatakan rasa syukur mereka atas peristiwa agung ini dan berkomitmen untuk te-tap setia menjadi orang tua yang baik sekaligus mem-bantu anaknya untuk tumbuh dan berkembang menjadi anak yang dikasihi dan disayangi Tuhan dan sesama.
“Peristiwa ini selain menjadi peristiwa iman, tapi sekaligus menjadi tantangan bagi kami untuk selalu menjadi orang tua yang baik bagi masa depan dan pertumbuhan rohani anak kami yang baru dibaptis ini,” ujar keduanya senada.
Sementara itu salah seorang orang tua serani Janes Pa-rengkuan selain menyatakan rasa syukurnya tetapi juga menegaskan, tugas sebagai orang tua ‘papa ani’ dan ‘mama ani’ bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan jasmani anak-anak yang baru dibaptis, tetapi terlebih membantu dan mendukung pertumbuhan rohani anak-anak tersebut.
“Ini tugas yang tidak mudah tapi sekaligus menjadi sebuah panggilan hidup yang indah yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Tuhan dalam keseharian hidup kami,” tegas Parengkuan yang juga adalah tokoh masyarakat Pineleng dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa ini.(imo)
|
|