|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Anggar Tetap Tegar
Oleh: Denny Andries
|
DEMI mengangkat prestasi olahraga Sulut, pembina cabang anggar tetap tegar walaupun harus mengalami kekecewaan. Rasa kecewa sempat dirasakan para pembina anggar Sulut ketika pengajuan bantuan dana peralatan yang dialamatkan kepada Pemprop Sulut tak direspons. Akibatnya, dengan berbekal peralatan sisa PON XVI Palembang, cabang anggar harus berjuang di kejuaraan nasional senior.
Beruntung pada kejurnas tersebut, Sulut bisa memperoleh medali emas melalui Olvi Rumuat. Kendati masalah peralatan tidak dijadikan alasan kekalahan Paulanny Ratu dan Nancy Manoppo di final, tapi dengan peralatan yang sudah relative lama, tentu akan menghambat prestasi atlet mengingat lawan-lawan yang dihadapi telah menyiapkan diri dengan seluruh senjata yang relative baru.
Prestasi yang diukir cabang anggar di pentas nasional membawa lima atlet Sulut resmi dipanggil untuk membela ‘Merah Putih’ di iven SEA Games di Thailand 2007 nanti. Dengan catatan prestasi itu, cabang anggar telah memastikan lima atlet lolos ke PON XVII Kaltim 2008. Sebab, sesuai ketentuan, atlet pelatnas tidak lagi berjuang lolos lewat Pra-PON.
Menariknya lagi, lewat program pembinaan berjenjang, cabang anggar Sulut berhasil melakukan kaderisasi atlet dengan meloloskan Meilan Lelemboto untuk berkiprah bersama Tim Merah Putih. Sukses Meilan untuk merebut medali emas di Kejurnas Junior membuktikan bahwa program pembinaan cabang anggar berjalan dengan baik sehingga banyak pelapis yang siap menggantikan atlet-atlet senior.
Sukses cabang anggar dalam melakukan program pembinaan berjenjang tidak lepas dari peran para pembina yang tanpa pamrih berjuang demi kepentingan atlet. Tak jarang Komtek Pengda IKASI, Wellem ‘Os’ Tarega harus mengeluarkan dana pribadi hanya untuk kepentingan pembinaan atlet. Kepedulian para pembina anggar Sulut memang membuahkan hasil yang optimal selama kurun waktu 2006.(***)
|
|