|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Manoppo: TS Dewa Tidak
Berada di Bawah Partai Pendukung
|
Menyikapi keberatan Juanda Binol dari PBNUI dan Drs Dally Mokodompit dari PSI Bolmong, terkait pembubaran TS Dewa, mantan Ketua TS Dewa, Drs Syamsuri Manoppo menegas-kan bahwasannya partai-partai pendukung tidak berhak menyam-paikan hal demikian. Pasalnya, TS Dewa itu tidak berada di ba-wah partai pendukung.
“Perlu saya jelaskan, TS Dewa itu tidak berada di bawah partai pendukung manapun. Yang ma-suk dalam pengurus TS Dewa tidak membawa identitas partai, mengingat partai itu hanya di-gunakan sebagai kendaraan politik. Pun dalam struktur TS Dewa, partai-partai itu ada da-lam satu badan yang namanya dewan penasihat,” Terangnya.
Pilkada sudah selesai, lanjut Om Su’, sehingga dengan sendi-rinya kegiatan tim sukses sudah berakhir. Lagi pula TS itu hanya terikat dengan hubungan emo-sional, tidak dalam kaitan hubu-ngan yuridis. Makanya semua pengurus, pendukung maupun anggota tim sukses punya hak demokrasi untuk menyatakan apakah mau terus atau tidak.
“Intinya, siapa yang mo terus itu haknya. Juga siapa yang me-nyatakan ada pilihan lain dalam pilkada atau pilwako menda-tang, kita harus hormati. Tidak boleh ada pemasungan politik. Karena itu, saya selaku Ketua TS Dewa waktu itu memutus-kan pembubaran ini, sekaligus mensosialisasikannya ke ham-pir 29 kelurahan di Kotamo-bagu,” ungkap dia lagi.
Tapi pembubaran itu tidak di-hadiri kandidat yang bersang-kutan (Djelantik-Wahid, red)? “Memang tidak perlu dihadiri kandidat. Kita kan hanya mem-bubarkan diri. Tapi sebelumnya kami juga telah memberita-hukan lewat telepon kepada Pak Wahid yang saat itu sedang berada di Jakarta. Sedangkan kepada Pak Djelantik, saya sudah berkali-kali hubungi, tapi beliau enggan bicara,” jawab Syamsuri Manoppo.(tus)
|
|