HOME : FOOTBALL

Headlines News  

29 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Berpoligami, Wakil Ketua DPR RI ‘Dicopot’ 


Poligami yang dilakukan Zaenal Ma’arif, berbuntut pahit. Dia kini ‘dicopot’ dari posisi Wakil Ketua DPR RI oleh partainya, yakni DPP Partai Bintang Reformasi (PBR). Hasil keputusan rapat, Zaenal hanya ditempatkan sebagai anggota salah satu komisi di DPR. 
“Setelah melalui evaluasi yang panjang dan komprehensif, berdasarkan pernyataan sosial dan politik, serta aspirasi mayo-ritas kader, DPP PBR menarik saudara Zaenal sebagai wakil ketua,” kata Sekjen DPP PBR Rusman Ali dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/12).
Menurut Rusman, alasan pena-rikan Zaenal didasarkan pada 4 alasan. Pertama, selama men-jabat sebagai anggota DPR dan wakil ketua, Zaenal dinilai jarang berkoordinasi dengan DPP dan tidak memperhatikan kepenti-ngan partai. Kedua, selama men-jabat sebagai anggota DPR, Zae-nal dinilai jarang melakukan kun-jungan reses ke daerah pemili-hannya. Bahkan dalam musya-warah wilayah I, DPW PBR Su-mut meminta Zaenal di-recall.
Ketiga, keberpihakan partai me-
lindungi hak-hak perempuan. Karena itu PBR tidak mengan-jurkan anggota partai berpoli-gami. Keempat, Zaenal sudah lebih dari 2 tahun menjabat sebagai Wakil Ketua DPR, se-hingga perlu dilakukan alih tugas dalam rangka penyega-ran untuk meningkatkan kinerja DPR. Rusman yang didampingi Ade Daud Nasution dan Yusuf Lakaseng, mene-gaskan, DPP BPR tidak mem-persoalkan jika nanti dalam penarikan Zaenal, gagal menem-patkan penggantinya dari FPBR. “Kalau memang seperti itu, ya apa boleh buat, tapi yang pasti kita sudah mengambil keputu-san demi kebaikan partai,” ka-tanya seperti dilansir detik.com. 
Di sisi lain, Ketua DPR Agung Laksono menilai sulit untuk menggeser posisi Zaenal Maarif sebagai Wakil Ketua DPR. Pasalnya, Zaenal dipilih dan diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR tidak bisa diturunkan hanya dengan keputusan satu fraksi saja. 
“Logikanya begitu. Kalau seluruh fraksi mengusulkan itu, ya mungkin-mungkin saja. Jadi pergantian Zaenal ini tingkat kesulitannya tinggi sekali,” kata Agung. Selain itu, lanjut Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu, pergantian Zaenal Maarif ini akan menimbulkan konflik politik yang bisa mengarah kepada ketegangan politik. “Ini resistensinya tinggi, bisa ber-dampak pada perebutan kekua-saan,” jelasnya. Untuk itu, pim-pinan DPR akan menggelar per-temuan khusus untuk mem-bicarakan soal pergantian Zaenal Maarif.(dtc/rmc) 




  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin