|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pencairan DAK Pendidikan Molor
|
Menjelang akhir tahun 2006, Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan sebesar Rp 220 juta untuk 22 SD ternyata belum juga rampung. Padahal sejak awal pihak Diknas Kota Manado telah menyatakan bahwa batas akhir pemasukan laporan ke pusat adalah pertengahan Desember.
Keterlambatan penyaluran ini diakui oleh Wakadis Diknas Dante Tombeg SPd MPd. Hanya saja, keterlambatan ini menurutnya lebih dikarenakan masalah administrasi. “Saat ini kita sementara urus admistrasi pencairan untuk III. Sehingga laporan ke pusat baru bisa dikirim pada Januari 2007,” jelasnya belum lama ini.
Hanya saja, pihaknya menurut Tombeg sudah melakukan negosiasi mengenai keterlmabatan ini. “Secara administrasi memang sudah terlambat. Tapi kami juga tentu saja tidak tinggal diam dan sudah melakukan negosiasi untuk penyesuaiannya,” tukas Tombeg.
Sehingga laporan final yang awalnya direncanakan akan dimasukan pada 10 Desember harus molor hingga awal 2007 mendatang. “Mau tidak mau laporannya akan dimasukan Januari 2007. Tapi kita tetapakan upayakan agar secepatnya pencairan dituntaskan. Termasuk laporan dari sekolah penerima yang menjadi syarat pencairan selanjutnya,” urainya.
Ditambahkannya keterlambatan pencairan dana yangterbagai dalam tiga tahap ini, tak hanya menjadi tanggjawab pihaknya saja. “Dananya kan sudah ada, tapi proses adminitrasinya memang lama dan itukan bukan hanya diproses di Diknas saja tapi juga di Pemkot,’ imbuhnya.(vic)
|
|