|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Bantah Soal Video Hot,
AM Mengaku Terpukul
|
Berkat informasi dari ber-bagai pihak, wanita yang di-isukan sebagai pemeran video hot yang menggemparkan de-wan, lantaran pria lawan main-nya disebut-sebut mirip legis-lator Bolmong, akhirnya ang-kat bicara. AM membantah ke-ras semua isu yang telah ter-lanjur menyeruak tersebut, sekaligus terpukul dengan ma-salah ini.
Didatangi harian ini di tem-pat kostnya di Kelurahan Ko-tamobagu, Jumat sekitar pukul 11.15 WITA kemarin (29/12), AM terkesan alergi ke-tika mengetahui ada wartawan yang hendak menemuinya. Sehingga ia sempat mengela-bui koran ini dengan menga-takan bahwa wanita yang hen-dak ditemui sedang tidak ada di tempat.
“Dia nyanda ada. Kita mo telepon dulu,” kata AM seraya langsung menutup pintu kamar kostnya. Sudah lebih dari lima menit wartawan koran ini menunggu di luar, pintu kamarnya tak kunjung dibuka. Ketika ditanyakan kepada seorang perempuan temannya kostnya, seakan juga sudah kompak, sehingga diperoleh jawaban bahwa wanita tadi hanya teman satu kamar dengan AM. Untung saja, tak lama setelah itu, pintu kamar pun terbuka lagi.
Berbagai upaya pun dilaku-kan untuk membuat ‘teman AM’ tadi angkat bicara, hingga akhirnya ia mengaku bahwa dirinyalah sebenarnya si AM yang hendak diwawancarai. “Oh jadi ini ‘AM’?” tanya harian ini yang langsung dijawab dengan anggukan kepala. Dari amatan, wajahnya manis de-ngan kulit sawo matang. Tinggi sekitar 150 cm, dan punya rambut lurus sebahu namun ujungnya sedikit berwarna pirang.
Belakangan terungkap dari pengakuannya, dia baru lulus SMA tahun ini, dan 20 De-sember lalu baru saja mera-yakan ultah ke-18. Saat itu, ia mengaku baru bangun tidur. Tubuhnya dibalut dengan kaus singlet warna abu-abu dipadu celana jeans selutut yang berwarna hampir serupa.
“Kong mo tanya apa dang?” tanya AM datar, namun tak langsung disambut dengan pertanyaan, melainkan diawali dengan ungkapan simpati dan prihatin atas isu yang telah melibatkan dirinya.
Baru setelah komunikasi ter-bangun, beberapa pertanyatan ringan pun mulai dijawabnya dengan singkat. Intinya, ia mengaku terpukul dengan isu yang kian merebak sekaligus membantah keras kalau diri-nya pernah ber-affair dengan oknum legislator Bolmong. “Nyandak butul samua itu, mana dang depe bukti? Kita lagi sementara mo cari tahu dari mana sumber berita itu. Kalau ndak ada bukti, kita mo lapor di polisi. Masak dorang bilang-bilang kita kata ada kase sebar itu video. Sedang-kan kita pe HP ndak ada ka-mera,” ucapnya sembari memperlihatkan ponsel geng-gamannya bermerek Nokia, yang memang tidak dilengkapi fasilitas kamera.
“Kita ini masih muda, blum kaweng, bagimana jo kalau ki-ta pe orang tua dapa tau,” ke-luh AM yang mengaku kini sedang ikut kursus komputer di salah satu tempat kursus di Kotamobagu.
Sedangkan ketika ditanya kenal dengan legislator Bol-mong yang diisukan sebagai lawan mainnya dalam video syur yang menghebohkan dewan, AM pun mengaku ke-nal. “Kita cuma kenal bagitu, soalnya depe istri pe adek kita pe teman,” jawabnya.
Di akhir perbincangan singkat yang berlangsung sekitar 15 menit itu, AM pun mengaku saat ini sudah punya pacar, dan dia sangat terusik dengan kabar mengemparkan tersebut. “Kita pe cowok seka-rang ada di Manado, kerja di toko penjual emas. Tiap hari dia ba telepon pa kita, ba ta-nya-tanya soal masalah ini. Karena nyandak butul, jadi kita bilang yang sebenarnya no,” tuturnya, di akhir pembi-caraan dengan harian ini.
Pada bagian lain, meski tengah disibuki persiapan sidang paripurna pengesahan RAPBD 2007 yang rencananya akan digelar hari ini, Ketua Dewan Hi Sunardi Sumantha SIP tampaknya dipaksa untuk menuntaskan persoalan rumit terkait isu video syur yang pemeran prianya disebut-se-but punya kemiripan dengan salah satu oknum legislator.
Sumantha mengakui bahwa kemarin siang, orang tua AM telah mendatangi dirinya dan mendesak pimdekab untuk segera menuntaskan persoa-lan ini. “Orang tua si wanita sudah datang kepada saya. Mereka mendesak agar per-soalan ini segera dituntaskan. Bahwa kalau punya bukti-bukti hukum yang kuat, mak-sudnya kalau ada video yang diisukan sudah beredar di masyarakat, maka orang tua-nya rela diproses secara hu-kum. Sebaliknya, jika tidak ada bukti, mereka pun akan melaporkan ke polisi untuk memperbaiki nama baik pu-trinya,” kata Om Ding, sapaan akrab Sumantha.
“Saya pikir, dewan juga se-pendapat. Sebab kalau tidak ada bukti otentik, dewan pun perlu memperbaiki nama baik,” imbuhnya.
Sementara sejumlah anggota dewan yang ditemui kemarin, masih tertarik memperbin-cangkan isu video syur yang sampai sekarang masih mis-terius dan belum ada bukti-nya. Ada yang tampak geram, lantaran tidak adanya inisial nama dari pria yang disebut-sebut jadi pemeran vidio syur misterius tadi, sehingga mereka khawatir istri di rumah mencurigai mereka.
“Menurut kami, lebih baik persoalan ini diproses hukum saja, biar jelas masalahnya. Kita mo usulkan ini kepada pimdekab,” ucap Yani Tuuk, yang mengaku lantaran kabar tersebut, dirinya telah bebe-rapa kali ditelepon istri dan teman-temannya.(tus)
|
|