|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Sitaro Pisah, Anggaran Terdongkrak
|
PENGHUJUNG tahun 2006, juga mencatat sejarah penting. Ya, tanggal 8 Desember lalu warga di kepulauan Siau Ta-gulandang Biaro (Sitaro) akhirnya melambaikan ta-ngan selamat tinggal buat kabupaten induknya Sa-ngihe pascadiketuknya palu pengesahan UU dalam sidang paripurna DPR RI.
Empat tahun sebelumnya, sang kabupaten induk juga sudah me-lepas anaknya di wilayah utara menjadi Kabupaten Talaud. Ini sebabnya dalam kurun lima tahun terakhir, kawasan ini mengalami suatu perubahan besar dan men-dasar baik dari sisi politik dan keamanan, juga dari sisi ekonomi dan pemerintahan. Bupati Drs Winsulangi Salindeho adalah sosok penting dalam perjalanan perubahan ini.
Apalagi meski status Sitaro su-dah dimekarkan, namun selama beberapa bulan ke depan masalah anggaran masih ‘menyusui’ Sa-ngihe. Karena itu, patokan Ang-garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepu-lauan Sangihe tahun 2007 me-ngalami kenaikan sekitar 35 persen hingga 50 persen diban-ding tahun anggaran sebelumnya. Direncanakan mencapai Rp 400 miliar hingga Rp 600 miliar.
Sementara sumber di DPR RI Jakarta mengatakan kenaikan itu ada kemungkinan terjadi yaitu berasal dari suntikan dana pe-merintah pusat lewat DAU dan DAK akibat kepercayaan pusat yang kian meningkat untuk mem-bangun kawasan perbatasan.
Kenaikan anggaran ini dimak-sudkan untuk melakukan per-cepatan pembangunan di kawa-san ini. Menurut Wabup Sangihe Jabes Gaghana, untuk percepatan pembangunan ekonomi itu, sangat dibutuhkan sejumlah sarana vital yang baru serta modal untuk memberikan penguatan pada se-jumlah secktor riil.(meidi)
|
|