HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

01 July 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Bila kuala jengki jadi surga untuk langgar susila 
Ada Apa Selain Memancing?

 
KUALA jengki sering identik dengan lokasi yang tepat untuk melakukan aktivitas memancing. Dan ini senantiasa terjadi pada setiap harinya. Di lokasi ini ada dua kali aktivitas memancing dilakukan, yakni pukul 16.00-19-00 Wita dan pukul 06.00-09.00 Wita. Di dua waktu ini, warga di seputaran kuala jengki beramai-ramai melakukan aktivitas memancing. Hasil dari aktivitas yang mereka lakukan ini bukan semata-mata untuk di jual tetapi lebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun yang menghebohkan justru aktivitas malam minggu di salah satu bangunan yang berada di kawasan tersebut. Ternyata tak hanya aktivitas memancing yang dilakukan beberapa warga di kawasan tersebut, tetapi juga aktivitas esek-esek. Hanya saja aktivitas esek-esek ini kerap terjadi di akhir pekan. 
Dalam pantauan harian ini akhir pekan lalu, aktivitas ini terjadi ketika waktu menunjukan pukul 22.00 Wita. Dimana begitu satu persatu warga yang memancing di kawasan kuala jengki meninggalkan lokasi, selang satu hingga dua jam mulai berdatangan beberapa pasang pria dan wanita menuju bangunan Jembatan Soekarno yang baru sebagian dibangun. 
Awalnya, setiba di lokasi tersebut masing-masing memilih tempat masing-masing yang dirasa pas untuk berduaan. Entah siapa yang memulai, aktivitas esek-esek pun berlangsung di lokasi terebut. Seakan beberapa pasang pria dan wanita ini tak mempedulikan pasangan lain yang berada tak jauh dari mereka, yang juga melakukan aktivitas yang sama. 
Menariknya, lokasi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk aktivitas esek-esek, tetapi juga menjadi lokasi penginapan begitu aktivitas esek-esek usai. Itu artinya, pasangan-pasangan ini tak ingin kembali ke rumah mereka masing-masing usai melakukan hubungan intim tetapi justru tidur berdua di lokasi tersebut.
Hal ini diungkapkan beberapa warga yang kerap memancing di lokasi tersebut. Yakobus Kisman misalnya, warga asal gorontalo yang kerap memancing di lokasi tersebut bertutur, kadang waktu pagi harinya pukul 06.00 Wita dirinya sering melihat beberapa pasang pria dan wanita masih tertidur di Jembatan Soekarno tersebut. 
Hal yang sama juga dikemukakan Arman, warga Sindulang. Menurutnya, pada setiap akhir pekan lokasi ini menjadi langganan untuk beraktivitas esek-esek. “Setiap malam minggu pasti ada empat sampai lima pasang pria dan wanita berhubungan di sini. Bukan cuma itu, dorang juga langsung tidur di jembatan sampai pagi harinya,” paparnya.
Hanya saja, ketika ditanya apakah pemerintah setempat sudah mengetahui hal ini, keduanya mengaku tak tahu menahu. “Torang nintau kalau aktivitas itu diketahui lurah atau camat. Yang torang tau tiap malam minggu pasti ada pasangan yang datang ke sini kong berhubungan di situ (jembatan Soekarno, red), dan itu sudah berlangsung lama. Ini boleh diatasi kalau itu proyek jembatan jalan,” papar keduanya. Apa kabar aparat kita?(imo) 

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin