|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mitra, Butuh Keseriusan Pemda
|
KUNJUNGAN Dewan Perwa-kilan Daerah (DPD RI) tanggal 30 Mei lalu, diikuti Komisi II DPR RI tanggal 27 Juni, telah mem-bawa angin segar bagi masya-rakat yang mendiami Kecama-tan Touluaan, Tombatu, Rata-han, Belang, Ratatotok dan Pu-somaen yang menginginkan membentuk Kabupaten Minaha-sa Tenggara (Mitra).
Konon, pembentukan Kabu-paten Mitra sudah lama dilaku-kan. Terakhir secara gencar di-lakukan ketika Minsel, Tomohon dan Minut dihembuskan. Tapi waktu itu sehubungan banyak-nya daerah yang diusulkan un-tuk dimekarkan maka Mitra menjadi ‘tumbal alias dikor-bankan’.
Namun bukan berarti melu-luhkan semangat para pejuang. Januari 2004, Dirk Tolu SH, Arce Manawan SE, Julius Tolo-liu SE tampil sebagai panitia. Berbulan-bulan berjuang di Jakarta, tapi bulan September hanya sampai pada tahapan Rancangan Undang Undang (RUU) yang kala itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI dari PDIP, Soetardjo dan dihadiri Mendagri Hari Sabarno yang di-dampingi Drs Sinyo Sarunda-jang ketika mensahkan Propinsi Sulawesi Barat.
Yang menjadi kendala dalam perjuangan adalah dana. Jika panitia mempunyai dana yang cukup, bukan tidak mungkin Mi-tra sudah terealisasi pada bulan September ketika paripurna terakhir Megawati Soekarno Putri.
Dan saat Forum Pendukung Pembentukan Kabupaten Mina-hasa Tenggara (FP2KMT) yang diketuai Johanis Jangin SE dan back up penuh oleh anggota DPRD Minsel asal Mitra serta komponen masyarakat muncul tanggal 31 Januari 2006, lagi-la-gi masalah dana jadi kendala.
Sehingga untuk mendatangkan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD), peran atau kese-riusan pemerintah daerah (Pem-da) baik Pemkab Minsel maupun Pemprop Sulut begitu menentu-kan. Asisten I Pemkab Minsel Drs Frits Wagania yang ditunjuk oleh Bupati Ramoy Luntungan sebagai pejabat penghubung, tentu harus diikuti dengan ketersediaan dana untuk lobi ke pusat. Apabila dana ada, maka perjuangan akan terarah dan terukur.
Sehubungan Mitra sudah ma-suk satu paket dengan pemeka-ran Bolmong dan Sitaro, maka diperlukan kerja sama semua lapisan masyarakat Mitra. Na-mun sekali lagi, keseriusan pem-da untuk membantu perjuangan sangat dinantikan!(*)
|
|