HOME : FOOTBALL

Berita Opini Redaksi dan Pembaca 

01 July 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Jumpa Berlian, Jumpa Adipura!
Oleh: Amos F Kenda

 IKUTI BERITA LAIN

Mencermati Forum Sosial Dunia(2)
Oleh: Fendry Ponomban

 SURAT PEMBACA

Perlu Benahi Drainase

 COMMENTAREN

Senjata di Rumah Jenderal


Semua warga kota tahu bahwa Manado pernah memiliki Adipura, yaitu penghargaan berbentuk limas segitiga yang berelief akar dan cabang pohon, merupakan simbol pohon kehidupan yang tergambar pada dinding candi Borobudur. Secara hakiki juga merupakan simbol kesatuan tekad serta kesamaan gerak yang memotivasi seluruh kapasitas komponen masyarakat. Walaupun Adipura pada masa Orde Baru hanya terfokus pada pengelolaan kebersihan serta tata pemerintahan umum, namun kehadiran Adipura di Kota Manado sejak tahun 1989 telah menjadi semacam kekuatan ‘sihir’. Masyarakat tidak perlu dikomando untuk melakukan kegiatan bersih lingkungan, karena memang konstalasi sosial politik pada waktu itu yang mengkondisikan masyarakat dalam situasi yang harus seia sekata. Siapa yang tidak mengikuti kebijaksanaan ‘arus utama’ maka bersiaplah untuk dicap subversi bahkan PKI. 


Namun memasuki era refor-masi semua seperti mati suri, mungkin pula karena euforia reformasi yang kadangkala sepertinya menghalalkan cara atau bahkan mengamini tin-dakan yang dilakukan kaum mayoritas.
Karena pada kenyataannya pemerintahpun seolah memo-hon pada masyarakat agar semua keputusannya diikuti atau kebijaksanaannya di-respons. Sehingga jangan heran, salah satu imbasnya adalah pemerintah menjadi sibuk menghadapi berbagai demo yang bertandang se-hingga tugas pokok kadang-kala keteter. 
Namun sudah menjadi tekad Pemerintah Kota Manado untuk mewujudkan good en-vironmental governance atau sederhananya untuk mewu-judkan tata kepemerintahan yang baik melalui aspek ke-berlanjutan ekologis, di mana ini dimaksudkan sebagai salah satu terapi dalam me-ngobati kota yang cenderung semakin turun kualitas ling-kungannya. 
Apalagi bila dikaitkan de-ngan visi Manado Kota Pari-wisata Dunia Tahun 2010 menuju Terwujudnya Masya-rakat Kota Manado yang Aman, Berdaya Saing, Sejah-tera, Berkeadilan dan Ber-martabat. Dimana visi ini me-rupakan cara pandang jauh kedepan kemana Kota Ma-nado akan dibawa agar dapat eksis, antisipatif, inovatif, fokus, dan memiliki kerangka waktu (time frame). Menjawab pernyataan visi ini, melalui misi Menciptakan Lingkungan Perkotaan yang Menyenang-kan di mana Setiap Orang Dapat Mewujudkan Potensi dan Impiannya, ini memberi-kan konsekuensi bahwa se-sungguhnya pengemban misi tidak hanya terbatas pada Walikota Manado dan para aparatnya, tetapi juga menca-kup semua warga kota bah-kan pengunjung kota Manado sekalipun.
Karena seseorang untuk dapat terasa keberadaannya dalam masyarakat ialah bila ia dapat mewujudkan po-tensinya bahkan impiannya dalam bentuk bekerja dan berkarya dalam bidang apa-pun yang ditekuninya.
Bertolak visi misi tersebut diatas maka salah satu pro-gram yang merupakan jawa-ban atas kebutuhan akan lingkungan yang bersih melalui kegiatan Jumat pagi bersih lingkungan anda (Jumpa Berlian), dimana bila ini dilakukan secara konsis-ten dan kontinyu oleh semua warga masyarakat maka niscya yang diperoleh adalah berlian yang sesunguhnya. Kegiatan ini memang dimak-sudkan agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama bahu membahu dalam mewu-judkan kebersihan kota yang sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat sehingga bukan hanya pemerintah yang bekerja, tetapi seluruh komponen karena hasil akhir yang dicapai tokh merupakan kebanggaan bersama dari hasil sinergitas. 
Pelaksanaan Jumpa Berlian dalam skala kota dilakukan secara bertahap, yaitu ; tang-gal 19 Mei 2006, telah dilaku-kan penetapan Kawasan Ber-sih dan Bebas Sampah di kompleks Kantor Walikota Manado, sedangkan mulai tanggal 29 Mei 2006, ditetap-kan Kawasan Bersih dan Bebas Sampah di seluruh unit/ instansi di lingkungan Pemerintah Kota Manado, termasuk Sekolah, Puskes-mas, kantor Camat hingga kantor Lurah.
Sedangkan untuk kawasan diluar lingkungan Pemerintah Kota Manado, tanggal 2 Juni 2006, ditetapkan di Jalan Sam Ratulangi ( mulai dari Bank Sulut kilo meter 0 s/d perti-gaan Pikat) dan Jalan Piere Tendean (Boulevard) mulai dari ITC Marina Plaza s/d Bahu Mall, dan tanggal 9 Juni 2006, ditetapkan Kawasan Bersih dan Bebas Sampah di Jalan 17 Agustus dan Jalan Soedirman Marta-dinata Yos Soedarso yaitu (mulai Gereja Sentrum s/d Jembatan Kairagi/ Patung Lengkong Wuaya).
Setelah semua kawasan ter-sebut diatas bersih dan bebas sampah, maka mulai tanggal 14 Juli 2006 akan diberlakukan Perda Pengelolaan sampah di seluruh wilayah Kota Mana-do.(bersambung)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin