|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pemprop minta 10 jembatan balley
Perbaikan Jalan dan Jembatan Ditaksir Ratusan Miliar Rupiah
|
Dinas Praskim Sulut mengungkapkan berdasarkan data yang dikantongi, sekitar 12 unit jembatan di sepanjang jalur Pantai Selatan (Pansel) rusak akibat terjangan banjir. Selain itu sekitar 300 km jalan di jalur Pansel dan Pantai Utara (pantura) juga mengalami kerusakan.
Terkait hal ini, dikemukakan Kadis Praskim Ir Roy Roring, Jumat (30/06), untuk per-baikan satu jembatan mem-butuhkan dana sekitar Rp 45 miliar dan 1 km jalan sekitar Rp 200 juta. Hingga ditaksir, untuk 12 jembatan diperlukan dana Rp 540 miliar. Sedangkan 200 km jala yang rusak, di-perlukan sekitar Rp 60 miliar.
Menurut Roring yang didam-pingi Kasubdin Bina Pro-gram/anggaran Ir Fary Liwe, 12 jembatan di daerah pansel putus akibat diterjang batang kayu gelondongan. Bahkan, jembatan di Melongodaa me-ngalami kerusakan terparah. “Selain putusnya jembatan sekitar 90 meter, sungai yang ada melebar hingga mencapai 150 meter,” jelas Roring.
Lebih lanjut dikemukakan, Wagub Sulut Freddy H Sua-lang sudah mengirimkan su-rat ke Menteri PU untuk me-minta bantuan jembatan Balley sebanyak 10 unit.
Selanjutnya mengenai keru-sakan untuk jalur Pansel, menurut Liwe masing-masing berada pada ruas Modayag-Molobog sekitar 29 km, Mo-lobog-Pinolosian-Molibagu se-kitar 100 km, Molibagu-Toludaa sekitar 80 km, Doloduo-Molibagu 23 km dan Doloduo-Kotamobagu sekitar 52 km.
Sementara untuk Pantura, pada ruas jalan Kaya’-Mae-lang sekitar 51 km. Sedang-kan ruas Kaya’-Kotamobagu terjadi penurunan ruas jalan karena bagian bawahnya habis dibawa banjir.
Ditambahkan Roring yang baru kembali dari peninjauan lapangan di sejumlah lokasi, untuk ruas jalan Molobog-Pinolosian-Molibagu saat ini masih belum dapat ditembus. “Jadi kami belum bisa men-data kerusakan yang terjadi di sana,” imbuhnya seraya menambahkan, sebagian lokasi harus dilalui dengan menggunakan sepeda motor bahkan jalan kaki.
Mengenai total kerugian aki-bat banjir, menurut Roring, be-lum dapat diperkirakan selu-ruhnya. “Sebelum bencana, di-perkirakan perbaikan di daerah ini sekitar Rp 28 miliar, apalagi sekarang dengan kondisi jalan yang rusak akibat banjir dan longsor,” imbuhnya.(vic)
|
|