HOME : FOOTBALL

Berita Bolaang Mongondow  

03 July 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Amabom Pertanyakan Lambang Bolmong


Relief lambang Bolmong yang terpampang besar di lobi kantor Dekab Bolmong, sejak akhir pembuatannya tahun 1990-an, sudah menuai kon-troversi. Menyusul jumlah kotak-kotak dan butir padi yang tidak sesuai dengan Per-da Nomor 1 Tahun 1967, ten-tang Lambang Daerah. 
Banyak kalangan yang me-nyebutkan, itu adalah pele-cehan terhadap lambang dae-rah. Walaupun diketahui, ta-hun 2004 silam, harian ini pernah mengingatkan dewan, namun jawabannya hanya janji, dan sampai sekarang belum kunjung diperbaiki. Menyikapi hal yang terkesan hanya didiamkan, tiga perso-nel Aliansi Masyarakat Adat Bolmong (Amabom) dipimpin Ketuanya Hi ZA Lantong me-nemui Pimdekab Bolmong, Jumat pekan lalu.
Dalam pertemuan itu, Lan-tong didampingi Sekretaris Amabom M Lauma serta Ke-tua Seni dan Budaya B Ginu-pit yang merupakan salah salah satu tim perancang lam-bang daerah Bolmong, adalah satu-satunya saksi hidup yang masih eksis sampai se-karang ini. Memaparkan di hadapan Ketua Dekab, Hi Su-nardi Sumantha SIP dan wa-kilnya Jemmy Tjia, serta sek-wan Hi Sudibyo Mala, sejum-lah kesalahan dalam relief Lambang Bolmong di kantor dewan itu. Di mana gambar kotak-kotak mestinya hanya 54 kotak sebagai pengeja-wantahan dari tahun kelahir-an Bolmong yakni tahun 1954. Tapi dalam relief itu, kata Ginupit, justru berjumlah 85 kotak. Begitupun butir padi ha-rusnya berjumlah 23 butir seba-gai lambang tanggal kelahiran, yakni 23 Maret, tapi dalam relief justru dibuat 32 butir.
“Relief lambang Bolmong di gedung dewan ini harus segera diperbaiki, jika tidak akan mewariskan jati diri Totabuan yang salah kepada generasi mendatang,” pinta Amabom. 
Menyikapi permintaan itu, Sumantha berterima kasih sekaligus berjanji akan segera memperbaiki. Bahkan Su-mantha dan Tjia sangat mengharapkan Amabom tak pernah henti memberikan masukan soal pengembangan dan pelestarian adat Bolmong, seperti dapat membuat tulisan tentang sejarah Bogani yang sampai kini tak diketahui generasi muda Totabuan.(tus)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin