|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Tinjau Desa Boyong Atas-Tenga
Komisi A Pantau 200 Ha Kelapa Terserang Hama |
Kondisi tanaman kelapa di Kecamatan Tenga saat ini benar-benar memprihatin-kan. Mengapa tidak, di Desa Boyong Atas saja diinformasi-kan sudah sekitar 200 hek-tare lahan tanaman kelapa milik PTP 14 Nusantara (Peru-sahaan BUMN, red) diserang penyakit busuk pucuk. Dita-kutkan, penyakit ini akan merembet ke kelapa lainnya.
Informasi ini langsung direspon Komisi A DPRD yang pada Senin (03/07) ini beren-cana turun ke Desa Boyong Atas. “Kami akan lihat lang-sung kondisi di lapangan dan akan menanyakan ke petani apakah sudah ada tindak-lanjut dari instansi terkait dalam hal ini Dinas Kehutan-an dan Perkebunan baik Min-sel maupun Sulut,” ujar Ketua Komisi A Simon Ottay didam-pingi Wakil Ketua Markus Sengkey SmH, Sabtu lalu.
Secara terpisah, Kadis Kehu-tanan dan Perkebunan Minsel Denny Kaligis SH juga menya-takan akan turun ke Desa Bo-yong Atas. “Senin (hari ini red) kami akan turun ke Boyong Atas, akunya. Dijelaskan Ka-ligis, yang menyerang tana-man kelapa bukanlah hama melainkan penyakit cenda-wan. Penyakit ini menyerang titik tumbuh tanaman kelapa. “Solusinya, kelapa yang sudah diserang penyakit harus dite-bang dan dibakar,” tuturnya.
Sementara, Kabag Humas dan Protocol Setdakab Minsel Drs Benny Lumingkewas me-ngatakan bahwa di kabupaten Minsel sudah sekitar 1500 hektare lahan tanaman kelapa yang di serang penyakit cendawan ini.(jok)
|
|