|
|
|
|
![]() |
![]() |
Harga Kopra Kembali Naik
MANADO – Setelah sempat bergerak naik ke level Rp 2.550 per kilogram, akhir pekan lalu harga komoditi kopra kembali mengalami kenaikan. Di tingkat pedagang pengumpul harga kopra umumnya dipatok sebesar Rp 2.600 per kilogram.
“Harga pembelian yang berlaku sekarang Rp 2.600 per kilogram. Namun meski begitu, sebagian pedagang pengumpul masih ada yang mematok harga pembelian sebesar Rp 2.550 per kilogram,” ujar salah seorang pedagang pengumpul kopra yang enggan namanya dikorankan, Minggu (02/07).
Menurutnya, harga kopra kembali bergerak naik akibat menipisnya stok dipasaran selang beberapa pekan terakhir. Menipis stok disebabkan karena menurunnya produksi kelapa.
“Kondisi ini sudah berlangsung sejak Juni lalu. Bahkan menurut informasi yang saya terima, produsen minyak goreng sekarang mulai kesulitan mendapatkan bahan baku,” ungkap sumber. (rol)
Cengkih Naik Tipis
MANADO – Diluar dugaan, harga komoditi cengkih yang diprediksi bakal mengalami penurunan pada musim panen tahun ini, justru mengalami kenaikan. Jika sebelumnya masih dipatok Rp 40.000 per kilogram, akhir pekan lalu harga cengkih naik tipis jadi Rp 41.000 per kilogram.
Meski musim panen sudah berlangsung sejak Juni lalu, namun stok cengkih dipasaran justru berkurang. Kondisi ini menurut sejumlah pedagang pengumpul menjadi pemicu naiknya harga cengkih dipasaran.
“Meski volume cengkih pada musim panen tahun ini diprediksi bakal turun, tapi dampaknya diperkirakan tetap akan memicu harga bergerak naik. Namun yang terjadi justru berbeda, stok dipasaran malah semakin menipis, sehingga dampaknya memicu harga bergerak naik,” tutur salah seorang pedagang pengumpul cengkih. (rol)
|
|