|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Jerman Makin Percaya
Diri
|
MANAJER tim nasional Jerman Oliver Bierhoff mengaku sangat kagum dengan penampilan Michael Ballack cs yang lolos ke semi final. “Jerman kini disegani lagi,” ujarnya.
Sejak ditangani duet mantan striker Der Panzer Juergen Klinsmann yang menjadi pelatih dan Oliver Bierhoff yang menjadi manajer, penampilan Jerman dinilai angin-anginan. Sebagai tuan rumah yang tidak harus ikut babak kualifikasi, Klinsmann sangat mengandalkan partai persahabatan untuk menguji skema dan kemampuan pemain-pemain muda yang dincarnya.
Beberapa kali Jerman mengala-mi hasil yang kurang memuaskan seperti ketika di-bantai 4-1
oleh Italia di Florence bulan Maret lalu. Rupanya Klinsmann cepat belajar. Meski tidak selalu menang, Jerman tidak ter-kalahkan dalam sembilan pertandingan uji coba yang dilaksanakan menjelang Piala Dunia.
Pilihan Klinsmann terbukti tepat. Mengandalkan pasukan muda dan beberapa pemain senior yang berpengalaman, penampilan Jerman di depan publiknya sendiri dianggap luar biasa. Mereka selalu menang dari lima laga yang sudah dimainkan. “Seluruh dunia kini takut dengan Jerman. Permai-nan cepat dan agresif kami sangat disegani lawan,” ujar Bierhoff mengomentari kekua-tan timnya.
Menghadapi Italia di Dort-mund, Rabu (05/07) para pe-main Jerman mengaku sangat siap. Mereka ingin membalas kekalahan memalukan yang dialami 3 bulan lalu. “Setelah mengalahkan Argentina, tidak ada lagi tim yang harus kami takuti,” tegas gelandang Torsten Frings.
Seluruh pemain Jerman kini sedang menikmati istirahat di kamp mereka di Berlin. Klins-mann lebih memilih membahas taktik permainan dan belum memulai latihan fisik. Ballack dan Klose yang mengalami cedera ringan masih terus menjalani perawatan dari tim medis agar bisa tampil di semifinal. Sedang pemain lainnya diperbolehkan bertemu dengan keluarga, istri dan anak-anak mereka yang diizinkan datang ke hotel.
BAHAGIA
Sementara itu pelatih Prancis, Raymond Domenech benar-benar bahagia dengan kesukse-san Prancis melangkah ke babak semi final Piala Dunia 2006. Begitu gembiranya, pela-tih Les Bleus ini tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata.
Prancis memang melaju ke semi final setelah menang 1-0 atas Brasil di FIFA World Cup Stadium, Frankfurt (02/07) dinihari tadi. Kesuksesan ter-sebut membuat skuad “Ayam Jantan” berpesta, tak terkecuali Domenech. “Sungguh luar bia-sa. Terkadang tidak ada satu-pun kata yang bisa menggam-barkan apa yang kita rasakan,” ujar Domenench seperti dikutip Reuters.
Mengenai lawan selanjutnya, Portugal yang akan dihadapi Prancis di Allianz Arena, Mu-nich 6 Juli nanti, Domenech mengaku belum memikir-kannya. “Portugal mungkin bukan lawan yang mudah bagi kami, tapi untuk sementara biarlah kami menikmati dulu kesuksesan ini. Hanya di se-pakbola yang bisa menawarkan momen membahagiakan seperti ini,” tandas Domenech.
Sebaliknya, dari kubu Brasil, para fans bukan hanya me-nangis atas kekalahan melawan Prancis, tapi juga langsung menyalahkan pelatih Carlos Alberto Parreira. Dia dianggap lebih senang memainkan pe-main tua Brasil. “Parreira gila!” teriak Pepe Roberto seorang pendukung Brasil Sao Pau-lo,seperti dilansir AFP (02/07).
Pareira sendiri secara sportif menyatakan kalau kekalahan itu adalah tanggung jawabnya. “Saya ingin berterima kasih pada para pemain. Saya tidak melakukan tugas karena karena saya di sini untuk membawa tim ke final,” ujarnya seperti dilansir Eurosport.
“Di Brasil, jika tim Anda kalah maka pelatih yang disalahkan. Kondisinya selalu seperti itu. Jadi saya percaya saya akan mengalami perlakuan yang sama,” sahut pelatih yang membawa Brasil ke tangga juara Piala Dunia 1994 itu. “Se-mestinya ada satu tim Amerika Selatan di semi final. Ini adalah kondisi yang memalukan buat sepakbola dunia,” tukas Parrei-ra.(bal/dtc)
|
|