|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Diduga hasil
Aborsi
Orok Bayi Ditemukan Di Selokan
|
Belum tuntasnya penemuan janin yang diduga hasil aborsi di Winangun beberapa waktu lalu, kini kasus serupa terulang kembali. Temuan kali ini terjadi di wilayah Tondano Selatan, tepatnya di Kelurahan Tataaran II lingkungan V oleh seorang warga setempat Sabtu (01/07) sekitar pukul 08.30 Wita.
Orok bayi yang diduga hasil aborsi ini ditemukan di selokan depan rumah keluarga Karwur Lumowa. Menurut warga panjang orok bayi itu delapan centimeter dan dalam kondisi tidak berbentuk.Yang nampak jelas hanya kepala dan tangan serta kaki dalam posisi tertelungkup dan tidak bernyawa lagi. Orok tersebut diduga telah berumur tiga bulan sejak di dalam kandungan ibunya.
Oleh warga setempat yang berdekatan dengan lokasi ditemukan orok tersebut, temuan itu langsung dilaporkan ke Polres Minahasa. Ka SPK C Ipda B Rimewung yang menerima laporan tersebut lang-sung melarikan jenasah Orok tersebut ke RSUP Prof RD Kandou untuk diotopsi agar diketahui pe-nyebab kematiannya. Pihak rumah sakit hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan disebabkan jenasah tersebut belum dapat diotopsi karena sesuatu dan lain hal. “Rencananya Senin (hari ini,red) hasilnya sudah ada,” ujar salah satu petugas kamar mayat di RSUP Manado.
Di sisi lain, temuan tersebut me-nimbulkan spekulasi miring di antara warga Kelurahan Tataaran. Muncul kecurigaan, orok bayi itu adalah hasil hubungan gelap oknum mahasiswa yang banyak tinggal kontrak di wilayah tersebut. Namun seorang warga membantahnya kalau itu hanya se-batas dugaan yang kebenaranya belum bisa dipastikan.(tr-1)
|
|