|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Potret terminal Manado masa
kini
“Siang Amburadul, Malam Gelap Gulita, Retribusi Jalan Terus”
|
Oliviana Pongoh
Pendaftaran Sekolah Harusnya Gratis
PROGRAM Pemerintah soal pendaftaran masuk sekolah harus dijalankan semua sekolah negeri. Hal ini dikatakan juga oleh peraih Wakil 1 dan Fotogenic Nona Manado 2004, Olivia Christine Pongoh. Menurut dara kelahiran Manado, 6 Januari 1985, pihak sekolah harus mentaati peraturan ini dan kontrol dari anggota dewan dan warga masyarakat sendiri diperlukan untuk memantau sekolah-sekolah.
“Kalo perlu ditindak jika ada sekolah yang memungut biaya pendaftaran dengan alasan tak jelas,” ujar Viana, begitu gadis cantik ini disapa. “Pendidikan memang sangat penting dan tiap warga berhak mendapatkannya,” kunci gadis yang saat ini sedang mengikuti ujian akhir di Fakultas Hukum Unsrat.(mon)
RON KOTA
Website Pariwisata Siap Diluncurkan
DINAS Pariwisata Manado akan meluncurkan web-site, tepat pada peringatan HUT ke–383, 14 Juli mendatang. Tujuang peluncuran web-site ini antara lain untuk memaksimalkan pemberian informasi tentang pariwisata dalam usaha mendukung visi Manado Kota Pariwisata Dunia (MKPD) 2010. “Dalam website tersebut, semua data yang menyangkut kepariwisataan dan juga budaya di Manado akan dapat diakses oleh masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Manado Dra Jeanny Sarundajang. Dikatakannya, peluncuran web-site akan diikuti dengan penataan sarana dan prasarana pariwisata. (eda)
Jalan Buha Mulus, TPA Sumompo Mulai Dibenahi
SETELAH mendapat sorotan dari sejumlah kalangan disertai aksi demo sejumlah warga, akhirnya Jalan Buha yang melintasi kawasan Universitas Politeknik dan lokasi TPA Sumompo akhirnya mulai dibenahi. Dalam pantauan harian ini, di kedua lokasi tersebut selain terdapat sejumlah alat berat untuk perbaikan jalan serta bouldozer di lokasi sampah, juga terlihat adanya aktivitas pengerjaan dan pembenahan di kedua lokasi tersebut. (imo)
Pasar Tradisonal Berbenah
MENGANTISIPASI ancaman Hypermart, pihak pasar mulai melakukan pembenahan. Diantaranya, melakukan perbaikan dan pembenahan insrastruktur pasar. Sebagaimana yang terjadi di Pasar Pinasungkulan Karombasan. Kabag Pembelian P Pasar di Pasar Pinasungkulan Jonatan Senewe mengungkapkan, pihaknya sedang mengupayakan penataan dan pembenahan kondisi pasar, diantaranya lewat perbaikan jalan, penataan pedagang dan sebagainya. (imo)
RDG jadi Rumah Pribadi
KEBERADAAN Rumah Dinas Guru (RDG), ternyata sudah berubah fungsi menjadi rumah pribadi. Berdasarkan penelususran Badan Pengawas (Banwas) Manado, bangunan RDG tersebut sudah diubah dari tipe standar. Ironinya, ketika penghuni yang melakukan perubahan itu akan dimutasi dan harus meninggalkan rumah dinas, yang bersangkutan meminta biaya penggantian pada penghuni berikutnya. “Ini cara-cara yang tidak dibenarkan. Sebab, bagi yang dipercaya menempati rumah dinas tidak diperkenankan melakukan perubahan, apalagi sampai meminta penggantian biaya pada pegawai berikutnya,” ujar Kepala Dinas Inforkom kepada Komentar, kemarin. Persoalan ini, katanya, akan terus ditelusuri. Dan bagi yang melakukan upaya-upaya seperti tersebut, tentunya akan dikenai tindakan. (eda)
Terminal Paal II-Karombasan Akan Dipindahkan
Dinas Perhubungan (Dishub) Manado berencana memindahkan terminal Paal II dan Karombasan, sebagai bagian pembenahan kondisi terminal yang dinilai tak representatif.
“Karena kondisinya sudah tidak representatif dari segi tata letak dan kapasitas maka Terminal Paal II dalam waktu dektan ini akan dipindahkan ke lokasi lain. Sementara itu untuk terminal Karombasan, direncanakan hanya sebagian yang akan dipindahan ke lokasi terminal Paal II yang baru,” ungkap Kepala Dishub Manado, Drs Hein Dandel.
Lebih jauh ia menjelaskan, lokasi baru yang akan dijadikan sebagai terminal Paal II masih sedang dikaji kembali, namun demikian kemungkinan besar akan ditempatkan di pinggiran kota Manado. Soal besarnya dana yang akan digunakan, Dandel belum memberikan keterangan pasti, karena baru akan dibicarakan dengan pihak yang terkait.
“Kemungkinan besar nantinya kita menggunakan dana yang ditetapkan dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Jadi saya belum bisa mengatakan berapa nominalnya. Namun yang pasti akan ada untuk rencana ini,” tandasnya. (imo)
Tujuh Kecamatan Siap Luncurkan KTP Online
Setelah sukses memanfaatkan proses KTP online di dua kecamatan sebagai skala percontohan, masing-masing Kecamatan Tikala dan Mapanget hingga sukses, Dinas Catatan Sipil (Capil) Manado bakal diberlakukan hal yang sama di tujuh kecamatan sekaligus. Dan seperti yang diagendakan bakal direalisasikan pada 2006 ini.
Dikatakan Kepala Dinas Capil, Lempo Tambeo, sistem yang digunakan dalam pembuatan KTP ini akan mempermudah penduduk dalam mendapatkan KTP sebagai identitas yang mempunyai kode pengaman dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. “Dengan KTP ini, tidak lagi dijumpai penduduk yang memiliki KTP lebih dari satu. Sebab, semua data penduduk yang dimaksud telah tersentralisasi bahkan terkontrol,” terangnya, kemarin.
Pengadaan KTP online ini, katanya memang tidak mudah. Sebab untuk penerapannya selain harus dilengkapi dengan peralatan komputer lengkap dengan AC, mesin laminating, camera digital, dan layanan telephone yang memerlukan biaya yang cukup besar dengan perkiraan sekitar Rp 100 Juta untuk setiap kecamatan. Ditambah lagi dengan penambahan skill bagi staf yang akan bertugas sebagai operator. (eda)
Meriah, HUT WKRI Keuskupan Manado
MANADO-Ribuan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) se-Keuskupan Manado yang tersebar di 37 cabang, Sabtu-Minggu (01-02/07) kemarin membanjiri kawasan Persekolahan St Yoseph Pekerja Kleak Manado, untuk merayakan HUT-nya ke-82.
Perayaan ini pun berlangsung sangat meriah. Diawali dengan perayaan Ekaristi bersama yang berlangsung di hari pertama Sabtu (01/06) pukul 15.00 Wita yang dipimpin Sekertaris Keuskupan Manado Pastor John Lengkong MSC.
Perayaan puncak berlangsung di MCC, Minggu (02/07) kemarin lewat kegiatan Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung Uskup Manado Mgr Yoseph Suwatan MSC. Dalam khotbah dan sambutannya, pemimpin umat Katolik se-Keuskupan Manado ini lebih banyak membeberkan secara ringkas sejarah perkembangan WKRI Keuskupan Manado.
Lebih jauh sejalan dengan tema perayaan, Uskup Suwatan mengajak anggota WKRI untuk menjadikan perayan ini sebagai momen untuk bangkit dari kelemahan dan keterbatasan selama ini, sambil bergerak untuk secara ke dalam memantapkan dan memberdayakan peran WKRI yang selalu diilhami nilai-nilai Injili dan ajaran sosial Gereja untuk mewujudkan persaudaraan sejati. Dan secara keluar, dirinya mengajak WKRI untuk bangkit dan bergerak membangun kesejahteraan bersama.
Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada sejumlah anggota WKRI yang telah berjasa. Kegiatanpun dilanjutkan dengan lomba defile, dan malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan lomba Paduan Suara Seri A dan B yang diikuti seluruh peserta.
Sementara itu Ketua WKRI Keuskupan Manado Ny Emmy Lumintang-Senewe menjelaskan, selain acara puncak pihaknya juga digelar sejumlah kegiatan sosial.(imo)
|
|