|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Total kerugian capai Rp 30 miliar
lebih
Pekan Ini, Bantuan Bencana Banjir Diusulkan ke Pusat
|
Total kerugian akibat bencana banjir yang menimpa ribuan hektar lahan tanaman pangan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) diperkirakan mencapai Rp 30 miliar lebih. Hasil pendataan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Bolmong itu rencananya akan dilaporkan ke tingkat pusat paling lambat pekan ini. Demikian diungkap Kepala Dispertanak Sulut, DR Ir Lucky Londong MEd, Minggu (02/07).
Menurut laporan Dispertanak Bolmong, kata Londong, kerugian akibat bencana banjir paling besar berasal dari lahan sawah dan jagung. Luas lahan sawah yang tekena bencana banjir mencapai 5.420 hektar, sedangkan lahan jagung mencapai 3.133 hektar.
“Data itu kami terima berdasarkan laporan terakhir dari Dispertanak Bolmong,” kata Londong.
Secara terpisah Kepala Sub Dinas Sarana dan Prasarana Dispertanak Bolmong, Rusdin Manggopa membenarkan pendataan terhadap lahan tanaman pangan di sejumlah lokasi banjir telah tuntas dilakukan. Data itu selanjutnya akan dilampirkan bersama permohonan bantuan yang rencananya dilayangkan ke pusat paling lambat pekan ini.
Seperti diketahui, bencana banjir yang menimpa lahan tanaman pangan di Kabupaten Bolmong tersebar di tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Dumoga Barat, Dumoga Timur, Dumoga Utara, dan Lolayan. (rol)
Total Kerugian Bencana Banjir di Bolmong
Lahan Luas (Ha) Kerugian (Rp)
Sawah 5.420 20.988.950.000
Jagung 3.133 11.325.795.000
Total 8553 32.314.745.000
Sumber : Dispertanak Sulut
|
|