HOME : FOOTBALL

Berita Politik dan Pemerintahan 

03 July 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Wagub bersikap tak tegas soal sanksi
Banwas Siap Umumkan PNS Pengguna Ijazah Palsu

 

IKUTI BERITA LAIN

Rp 500 Juta Dikucurkan Perbaiki Asrama Yogya
Tak Lunasi Cicilan Dem, Mobnas Ditarik
Keintjem: Rolling Pejabat, 
PDIP Harus Dilibatkan 
Mailangkay, Nangka, Tamengge bersaing
Posisi Ketua Komisi Gabungan Diperebutkan 
Pilkada Sangihe Bakal Hambat Daerah Pemekaran 
Dewan Dukung Gubernur Soal Status Poluan 


Kalangan PNS di lingkungan Pemprop Sulut yang ‘mendongkrak’ kariernya menggunakan ijazah palsu (ipal) kini harus bersiap diri menghadapi sanksi yang akan dikenakan. Tak hanya itu, publik pun akan mengetahui siapa saja para pengguna ipal itu, sebab Badan Pengawas (Banwas) Sulut akan mengumumkannya secara terbuka.
Ditegaskan Kepala Banwas Sulut Drs Robbie Mamuaja, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama PNS di ling-kungan pemprop yang terlibat penggunaan ipal. Terkait hal itu, pihaknya sementara berkoordi-nasi dengan Wagub Freddy Sualang mengenai sanksi yang bakal dikenakan bagi PNS yang terbukti menggunakan ipal. 
Sesudah proses ini, menurut Mamuaja, Minggu (02/07), pemprop akan segera meng-umumkan siapa saja PNS pengguna ipal. “Kami sudah melaporkan dan berkonsultasi dengan Pak Wagub Sualang dan saat ini kita tinggal mem-finalkan tindakan yang akan dikenakan. Kalau sudah final, nantinya juga pemprop harus mengumumkan ke publik,” urai Mamuja kepada Komentar.
Sayangnya, Wagub Sualang yang ditemui pekan lalu, terkesan bersikap lunak terhadap persoalan ini mes-kipun sesuai temuan banwas, penggunaan ipal itu terkait ke-pentingan kenaikan pangkat.
Dikatakan, pengumuman ke publik sementara dalam kajian. “Kita harus lihat juga dam-paknya dari segi etika, moral dan psikologis. Paling tidak kan sekarang para pengguna ipal itu sudah merasa seperti orang terhukum,” tukas Sualang.
Indikasinya, lanjutnya, se-jumlah PNS kini sudah tidak lagi menggunakan gelar kesar-janaannya. “Kan banyak yang tiba-tiba menanggalkan gelar secara diam-diam,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sualang sempat mengklarifikasi bahwa pem-prop tak mendiamkan persoa-lan tersebut. Pejabat yang meng-gunakan ipal untuk kepenti-ngan kenaikan pangkat, akan ditunda kenaikan pangkatnya. “Yang masuk daftar pengguna ipal sesuai penelurusan, akan ditunda promosi jabatannya. Artinya pemprop telah menindak-lanjuti masalah ini dan tak men-diamkannya,” jelas Sualang.
Sementara Gubernur Drs SH Sarudajang yang ditemui ter-pisah menegaskan bahwa PNS yang terbukti menggunakan gelar palsu akan dikenai sanksi.(vic) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin