|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
DUEL Gli Azzurri versus Der Panzer di Hamburg pada babak semi final (Pukul 03.00 Wita) dini hari (05/07) nanti, bakal menyajikan duel striker haus gol di kedua tim. Hal ini di-warning langsung pemain ke-dua kubu. Jerman secara terang-te-rangan meng-akui kehebatan striker Italia, Luca Toni yang men-cetak dua gol ke gawang Ukraina. Di sisi lain, defender Italia mewaspadai ketajaman Miroslav Klose yang sudah membukukan lima gol untuk Jerman di Piala Dunia 2006 ini.
Manajer Panzer, Oliver Bierhoff menga-takan, kekuatan Italia begitu menakutkan. “Jika
mereka bermain dengan cara dan gaya mereka yang sesung-guhnya, Gli Azzurri adalah tim yang sangat menakutkan,” kata Bierhoff yang kini dipercaya se-bagai asisten teman seperju-angannya, Juergen Klinsmann, seperti dikutip harian Jerman Frankfurter Allgemeine. “Satu-satunya cara untuk menakluk-kan mereka adalah dengan me-nyerang sejak menit-menit awal.”
Selain Bierhoff, mantan pe-main Jerman lainnya, Rudi Voller juga mengamini pernya-taan Bierhoff. “Gianluigi Buffon (kiper Italia) sulit untuk ditak-lukkan. Luca Toni bukan hanya pemain yang sanggup mencetak 31 gol untuk Fiorentina musim lalu, tapi juga merupakan figur tangguh di lini depan. Sama dengan Francesco Totti, ia ha-rus diwaspadai sebagai pemain kelas atas. Pemain ini telah pu-lih daru cedera serius dan su-dah menunjukkan kembali ke-tajamannya,” kata Voller yang sempat menjadi pelatih AS Ro-ma itu, seperti diungkapkan kepada majalah Bild.
Senada dengan dua senior-nya, Kapten Jerman, Michael Ballack yang sempat diisukan akan hijrah ke Inter sebelum akhirnya bergabung dengan Chelsea itu, mengakui kalau ia dan teman-temannya dalam status siaga menghadapi Italia. “Saya mengkhawatirkan cara bermain Italia dan bagaimana cara untuk menaklukkan me-reka.”
“Dan sekarang, kami harus berhadapan dengan Luca Toni di semi final,” ujar Ballack. “La-wan kami kali ini adalah sebuah tim yang bisa membuat kami terguncang! Kami benar-benar ingin mengalahkan mereka, ka-rena selama ini kami tak pernah menang melawan mereka jika berlaga di Piala Dunia. Masa-lahnya, dua pemain itu, Toni dan Totti bisa mengancam mim-pi kami itu!” Senada disam-paikan Christoph Metzelder. Katanya Luca Toni sulit diben-dung. “Tapi empat pemain be-lakang kita telah siap menahan mereka mencetak gol. Namun saya pikir pemain depan kami juga akan melakukan hal yang sama dan saya tidak sabar menghadapi mereka,” ungkap-nya.
Sementara itu, kubu Gli Azzu-rri kini dikabarkan sedang ge-rah dengan pemberitaan koran Jerman Der Spiegel. Media ber-pengaruh di Jerman itu dalam editorialnya minggu ini menulis para pemain Italia sebagai ‘pa-rasit, anak mama, dan licin.’ Orang pertama yang bereaksi atas serangan itu adalah Gen-naro Gattuso yang membalas-nya dengan ungkapan yang sangat marah “Masing-masing dari mereka (pemain Jerman) akan dipukuli oleh Italia, seperti anak atau istri mereka yang mereka kibuli dengan dongeng kuda jantan Italia.”
Sementara itu, striker Italia Luca Toni meminta lini bela-kang timnya agar mewaspadai Miroslav Klose. Toni melihat Klose akan menjadi ancaman paling berbahaya bagi Italia di semi final nanti.
Italia telah menunjukkan se-bagai tim yang memiliki perta-hanan yang cukup tangguh. Skuad besutan Marcello Lippi ini hanya kebobolan satu gol da-lam lima kali pertandingannya.
Namun menghadapi Jerman di semi final kali, para pemain khususnya pertahanan harus lebih ekstra waspada. Khusus-nya dari mewaspadai ancaman dari top skor, Klose. “Klose telah membuktikan bagaimana he-batnya dia sebagai striker bu-kan hanya di Piala Dunia saat ini namun juga di turnamen sebelumnya,” ungkap Toni.
“Dia banyak mencetak gol. Saya pikir bek kami harus sa-ngat berhati-hati dengannya karena jika mendapatkan ke-sempatan dia berbahaya bagi kami,” ujarnya seperti dilansir YahooSport.
Sedangkan kabar gembira bagi pelatih Jerman, Juergen Klinsmann. Pasalnya, dua bin-tangnya, Michael Ballack dan Miroslav Klose dipastikan fit guna menghadapi Italia di semi final.
Top skor tim Jerman, Klose di-bekap cedera betis sebelum digantikan oleh Oliver Neuville di menit ke-86. Klose sempat bertabrakan dengan kiper Argentina Roberto Abbon-danzieri, yang tak dapat meneruskan pertandingan. Sementara kapten Jerman, Ballack harus mendapat perawatan karena mengalami kram saat perempat final di Olimpiastadion, Berlin, Jumat (30/06) lalu. Namun kini kondisi kedua pemain sudah mulai membaik.
“Mereka berdua sudah dapat bermain. Mereka telah menda-patkan perawatan setiap hari dan beberapa hari ke depan akan menjadi masa penyembu-han,” ungkap asisten pelatih Joachim Loew.
“Mereka berdua juga bermain luar biasa selama pertandingan. Kami telah bekerja secara in-tensif selama enam minggu dan pertandingan menghabiskan sebagian besar tenaga kami,” ujar Loew
Sementara itu, Italia sendiri hingga kini masih percaya pada pengulangan sejarah dalam Piala Dunia. Pada penyeleng-garaan Piala Dunia tahun 1982 di Spanyol, saat tersisa 4 tim, semuanya berasal dari Eropa. Saat itu, Italia menggunduli Po-landia dan Jerman mengalah-kan Prancis. Tapi pada akhir-nya, Gli Azzurri-lah yang meng-angkat trofi itu di Madrid.
Dalam uji coba sebelum Piala Dunia di Florence juga, Italia menekuk Jerman 4-1. Di sisi lain, Jerman akan kesulitan menembus pertahanan Italia yang terkenal kokoh.
Statistik jumlah gol yang masuk ke gawang Gianluigi Buffon baru satu. Sementara Jens Lehmann bobol tiga gol dari partai Kosta Rika dan Argentina. Selisih kemasukan gol inilah yang kian membuat Jerman bernafsu mengalahkan Gli Azzuri.(dts/lbc)
|
|