|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Soal pengusutan Blazergate
Polda Mengaku (Masih) Tunggu Hasil Audit BPKP
|
Proses penyidikan dugaan kasus korupsi saat pengadaan 42 unit Mobnas Blazer, yang ditangani penyidik Reskrim Polda Sulut terus berlanjut. Hanya saja, untuk melangkah ke tahapan penyidikan selanjutnya, polisi untuk saat ini masih harus menunggu hasil audit BPKP.
“Untuk saat ini proses penyidikan dugaan kasus pengadaan Mobnas Blazer belum ada perkembangan yang cukup signifikan, sebab tim penyidik Tipikor Reskrim Polda Sulut masih menunggu hasil audit dari pihak BPKP,” kata Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Yakobus Jacky Uly melalui Kabid Humas Polda, AKBP Drs Didi Hardi kepada wartawan, Senin (03/07) kemarin.
Ditambahkan Kabid Humas Polda, karena hasil audit BPKP merupakan salah-satu kunci dalam penyidikan kasus ini kedepan, itu sebabnya polisi tidak ingin bertindak terlalu gegabah, sehingga menimbulkan kesan bahwa polisi sengaja mencari-cari kesalahan.
“Keterlambatan penyidikan kasus ini tidak ada unsur kesengajaan sebagaimana dituduhkan sejumlah pihak beberap waktu lalu, sebab pada prinsipnya kami (Polisi) bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Misalnya jika hasil tim audit BPKP menyimpulkan bahwa kasus ini menyebabkan kerugian uang negara, pasti akan kami lanjutkan hingga ke Kejaksaan Tinggi, begitu juga jika sebaliknya,” ujarnya .
Diketahui, dalam proses penyidikan kasus ini, tim penyidik Reskrim Polda Sulut sempat melakukan pemeriksaan terhadap dua mantan Gubernur Sulut, Drs AJ Sondakh dan Ir Lucky Korah Msi dan Sekprop Sulut Dr Johanes Kalo. Kecuali itu polisi juga sebelumnya telah menetapkan oknum mantan Karo Umum Pemprop Sulut berinisial BS sebagai tersangka dalam kasus yang kerap disebut Blazergate ini.(oan)
|
|