|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Diakui anak buahnya di persidangan
Noordin M Top Miliki Ilmu Hitam
|
Abdul Azis, terdakwa bom Bali II dalam kesaksiannya mengatakan, tidak kuasa menolak perintah Noordin M Top, teroris asal Malaysia yang kini jadi buronan nomor satu. Kesaksian ini diberikan Abdul Azis saat menjadi saksi dalam sidang bom Bali II dengan terdakwa Anis Solchanudin yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jalan Sudirman, Selasa (04/07). Sidang ini diketuai oleh Aris Supratman.
“Mungkin karena black ma-gic, saya tidak bisa menolak apa yang dikatakannya. Sete-lah di luar ruangan, saya be-rontak. Kewibawaannya sung-guh luar biasa. Saya baru ke-temu dengan orang yang lebih berwibawa dari ayah saya,” ungkap Azis.
Azis mengaku bertemu de-ngan Noordin yang kala itu mengaku bernama Azmi seba-nyak 10 kali pada Juni hingga Juli 2006. Azis pun sempat menanyakan jati diri Azmi se-sungguhnya. “Saya punya feeling tentang Anda (Noor-din),” kata Azis kepada Azmi kala itu.
Namun Azmi menepis bahwa dirinya adalah Noordin. “Se-moga feeling kamu salah,” ja-wab Noordin. Azis menyatakan bahwa Noordin melalui Abdul Hadi (tersangka yang tewas) meminta agar dirinya mem-buat situs Jihad yang dikenal dengan www.anshar.net.
Dalam situs itu terdapat teori persenjataan, teori bahan peledak dan jihad. Situs yang dibuat Azis tidak memuat pertanggungjawaban bom Bali. Dalam kesempatan terpi-sah, Azis juga diperiksa seba-gai terdakwa bom Bali II. Azis membantah telah mengirim pertanggungjawaban bom Bali II yang dimuat dalam bentuk video ke stasiun TV Al Jazeera.
“Cahyo (buron) melalui e-mail memohon kepada saya agar mengirim video itu ke Al Jazeera untuk menayangkan-nya. Tetapi hingga penangka-pan dan sampai saya ter-tangkap tidak ada konfirmasi dari pihak Al Jazeera dan video belum terkirim,” te-rangnya.(dtc)
|
|