|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
AKSI spektakuler Zinedine ‘Zizou’ Zidane ketika
mengantar Prancis me-nang atas Brasil, menjadi
perha-tian utama Portugal yang akan menjadi lawan
Les Bleus di babak semi final dini (06/07) hari
nanti di Munchen. Bek kanan Portugal, Miguel
mengungkapkan kenge-riannya atas ancaman
Zizou.
Bek Valencia ini khawatir dengan permainan Zidane
yang makin hari makin membaik. “Zidane masih
merupakan pemain ter-baik di dunia saat ini. Di
Jerman, penampilannya kian hari kian meningkat
(membaik). Terutama ketika melawan Brasil, Zidane
benar-benar luar biasa,” kata Miguel.
Jadi, “Saya harap saat ber-tanding melawan kami,
Zidane sedang dalam kondisi off-day,” imbuh
Miguel. Sebab, tam-bahnya, “Andaikata Zidane
bermain dalam penampilan terbaiknya, terus terang
saja, saya tidak tahu apa yang ha-rus saya lakukan
untuk meng-hentikan pergerakannya.”
Meskipun begitu, Miguel yakin, kematangan seorang
Scolari pasti akan dapat membantu tim mengalahkan
Zidane dkk. “Pelatih pun tentunya sudah mengetahui
dan merencanakan salah seorang di antara kami akan
bertugas untuk menjaganya,” kata Miguel. Apalagi,
“Sangat fatal akibatnya jika perhatian kami
terlalu terfokus kepada Zidane seorang,” imbuhnya.
Zidane sendiri seusai menga-lahkan Brasil
mengatakan, Tim Prancis pantas meme-nangkan Piala
Dunia kali ini. ‘’Kami tidak mengharapkan akan
berhenti saat ini,’’ kata-nya seakan optimis Les
Bleus bisa melenggang ke babak final. Senada
disampaikan striker Thierry Henry. Namun begitu, dia
agak khawatir juga dengan tekanan yang mana Prancis
diunggulkan mengha-dapi Portugal.
‘’Sebagai yang difavoritkan, berisiko bagi kami.
Tapi yang terpenting, kami harus kon-sentrasi setiap
pertandingan. Tugas saya adalah mencipta-kan gol ke
jaring lawan. Tapi yang paling penting, kami harus
bermain sebagai sebuah tim,’’ tandas striker
Arsenal ini. Sementara itu, di kubu Por-tugal tidak
kalah optismis.
Hugo Vianna, yang kerap bermain sebagai pemain
pengganti mengatakan, Por-tugal harus memenangkan
pertandingan. Sebab kata dia, orang tidak mengenang
tim yang hanya sampai semi final atau finalis,
melainkan siapa yang menjadi juara dunia. ‘’Sekarang
kami belum men-dapatkan apa-apa,’’
katanya.
Momentum semi final ini, tentunya akan menjadi ajang
terakhir bagi dua maestro. Yakni Zidane di Prancis
dan Luis Figo di Portugal. Usia me-reka sudah
menginjak 34. Pasca Piala Dunia ini, kedua pemain
yang pernah merum-put bersama di Real Madrid akan
pensiun dari timnas. Jika menang di Piala Dunia
Jerman ini, akan merupakan pensiunan yang manis bagi
keduanya.
Mereka kini akan memain-kan peranan penting dalam
duel ini. Kedua kapten adalah otak tim
masing-masing. Tunggu saja, siapa maestro yang mampu
membawa timnya ke babak final di Berlin.(rik/*)
Hari/Tanggal Tempat Jam (WITA) Kamis, 6-Juli-06
Muenchen 03:00
|
|