|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Terminal Tondano kembali berdarah
Warga Rinegetan Tewas Ditikam
|
Setelah sekian tahun tak ter-dengar adanya aksi pembu-nuhan di Terminal Tondano, Selasa (04/07) aksi itu akhirnya terulang kembali. Sekitar pukul 14.00 WITA, warga Tondano dikejutkan dengan adanya aksi penikaman yang menyebabkan nyawa Andri ‘Teksi’ Sumenge (44) warga Kelurahan Rineget-an, Kecamatan Tondano Barat, melayang.
Dari informasi yang diterima Komentar di lokasi kejadian dan di RS Sam Ratulangi Tondano, korban yang dikenal dengan panggilan Teksi itu, sebelumnya sempat berselisih dengan ter-sangka KC alias Koceng (30), warga Kelurahan Urongo, Keca-matan Tondano Selatan.
Saat berselisih itu, secara tiba-tiba tersangka Koceng emosi lalu mencabut pisaunya yang telah di-selipkan di pingganggnya. Kendati berusaha melawan, namun Teksi tak dapat berbuat banyak ketika hujan tikaman mengenai tubuhnya.
Perkelahian yang tak seimbang itu, membuat Teksi sempoyo-ngan dengan serangan benda ta-jam tadi. Meski dalam kondisi tu-buh berlumuran darah, Teksi sempat mencegat sebuah mikro-let dan meminta diantarkan ke Rumah Sakit Umum Dr Sam Ratulangi Tondano.
Menurut penuturan sejumlah saksi dan rekan korban, ayah tiga anak ini sempat berjalan ke ruang perawatan namun akhir-nya menghembuskan napas terakhirnya karena diduga ke-habisan darah.
Menurut penuturan sejumlah rekan korban di rumah sakit, se-dikitnya ada enam tikaman yang mendarat di tubuh Teksi. Dan yang paling fatal, adalah ti-kaman yang mengenai jantung.
Kapolres Minahasa, AKBP Drs Edward Tamboto kepada sejumlah wartawan kemarin, membenarkan terjadinya aksi pembunuhan ini. “Tersangka sementara dalam pengejaran buser Polres Minahasa dan kor-ban sudah di rumah sakit untuk divisum,” jelas Tamboto.(pen)
|
|