|
|
|
|
![]() |
![]() |
Terima mahasiswa baru
Fakultas Teologi UKIT Kembali Buka Jurusan PAK
PADA tahun ajaran baru nanti yang akan dimulai bulan Agustus 2006, Fakultas Teologi UKIT mengaktifkan kembali Jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK) menjadi Program Studi (progdi) PAK dengan dua konsentrasi yaitu PAK Sekolah dan PAK Jemaat.
Dekan Fakultas Teologi Pdt Augustien Kapahang Kaunang MTh kepada harian ini menjelaskan, progdi ini diaktifkan kembali berdasarkan kebutuhan pasar sekarang ini, terutama untuk memenuhi tuntutan pendidikan S1 bagi Guru-Guru Agama Kristen di sekolah-sekolah (mahasiswa studi lanjut) dan untuk para peminat baru di bidang PAK baik untuk kebutuhan sekolah maupun untuk kebutuhan jemaat.
Bersamaan dengan penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi PAK, juga menerima mahasiswa baru untuk Program Studi Teologi Kristen Protestan dengan tiga konsentrasi yaitu Alkitab dan Tradisi; Agama, Masyarakat dan Kebudayaan; Ministri. Kurikulum yang dipakai adalah 40% kurikulum inti nasional yang dikeluarkan oleh Persekutuan Sekolah-Sekolah Teologi di Indonesia (PERSETIA) dan 60% kurikulum lokal/intsitusional (khas Fakultas Teologi UKIT). Alokasi semesteran untuk setiap tahun akademik berlangsung dalam tiga semester yaitu : Semester Awal (Agustus – Januari), Semester Akhir ( Januari – Juni) dan Semester Antara yang berlangsung secara intensif (Juni – Agustus).
Legalitas penyelenggaraan pendidikan teologi di Fakultas Teologi UKIT diperoleh dari Gereja Masehi Injili di Minahasa melalui Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GMIM (YPTK-GMIM) sebagaimana tertuang dalam Statuta Universitas Kristen Indonesia Tomohon tertanggal 9 April 2001. YPTK-GMIM menyelenggarakannya dengan legalitas Pemerintah Republik Indonesia. Dan oleh sebab itu tercatat di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0392/0/1986 tertanggal 22 Mei 1986. Oleh karena itu, F.Teol UKIT dalam operasionalisasinya mengacu pada Tata Gereja GMIM 1999, Peraturan Pemerintah No.60 tahun 1999 dan Statuta UKIT tahun 2001. Fakultas Teologi UKIT adalah anggota dari Persekutuan Sekolah-Sekolah Teologi di Indonesia (PERSETIA) dan anggota dari The Association for Theological Education of The South East Asia (ATESEA).
Fakultas Teologi UKIT sekarang ini memiliki 56 dosen tetap dengan kualifikasi pendidikan : S3 : 9 orang, S2 : 37 orang dan S1 : 10 orang.
Persyaratan penerimaan calon mahasiswa baru mengacu pada persyaratan umum (UKIT) dan persyaratan khusus (F Teol). Tempat pendaftaran di Kantor Fakultas Teologi UKIT pada setiap jam kerja (07.30 sampai 14.30). (jef)
Jemaat Bethesda Gelar Pencanangan Bulan Persembahan Syukur
Dalam rangka memperingati perayaan HUT GMIM Bethesda Ranotana Manado ke-58, yang sedianya dilaksanakan pada bulan September 2006 nanti, telah diawali dengan acara ibadah pencanangan Bulan Persembahan Syukur (BPS) yang digelar Sabtu (1/7) lalu, di kompleks Persekolahan GMIM Bethesda Ranotana.
Sebelumnya, Jemaat yang berada di 27 kolom melaksanakan lomba jalan sehat antar kolom yang diawali dari samping gereja Bethesda dan melewati sebagian besar kolom yang ada di wilayah jemaat Bethesda dan mengambil Finish di kompleks persekolahan GMIM Ranotana.
Dalam sambutannya, Ketua BPMJ Bethesda Pdt Ny MA Lapian-Sumual, STh mengatakan, biarlah lewat pencanangan BPS Jemaat Bethesda membuat seluruh jemaat hidup semakin rukun dan selalu takut akan Tuhan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana acara BPS GMIM Bethesda Allan Pontoh yang didampinggi Sekretaris Panitia Johanis Weol menegaskan, untuk memeriahkan acara tersebut nantinya panitia akan menggelar berbagai acara kesenian dan olahraga antar kolom, serta lomba Paduan Suara PKB dan Campuran se- Manado, Minahasa dan Bitung.
Puncak pelaksanaan acara pencananangan BPS GMIM Bethesda ditandai dengan pelepasan balon berhadia. Sedangkan lomba jalan sehat antar kolom terpilih sebagai juara I kolom 2 (935), juara 2 kolom 6 (825), juara 3 kolom 4 (795), juara 4 kolom 17 (785) dan juara 5 kolom 8 (740). (mon)
Perkemahan Karya Remaja Minut Meriah
Perkemahan karya remaja GMIM Rayon Minahasa Utara yang resmi dibuka Senin (03/07) di Jemaat Immanuel Wori Wilayah Wori dan akan berakhir pada Sabtu (08/07) nanti berlangsung meriah. Ibadah pembukaan sebelumnya, dipimpin oleh Pdt L Pepa STh.
Kegiatan ini dibuka Ketua Umum Perkemahan Karya Remaja GMIM Rayon MinahasaUtara Sus Sualang-Pangemanan SPd. Dalam sambutannya, Ny Sualang menyatakan bangga, karena ternyata mereka (remaja) tidak memanfaatkan waktu libur sekolah ini dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Tetapi berkumpul bersama dalam kegiatan yang bermanfaat.
Ketua Panitia Perkemahan Remaja GMIM Minut Tonny Supit SE menyatakan bersyukur, karena walaupun harus melalui banyak tantangan, tetapi bisa dilalui panitia. “Selebihnya dari pada itu berkat kasih dan tuntunan serta anugerah Tuhan Yesus Kristus, kegiatan ini yang seperti pada waktu lalu disampaikan dijadikan sebagai tonggak awal untuk mengembalikan arti dan makna perkemahan gereja yang sesungguhnya,” ujarnya.
Disisi lain Panitia Seksi Sekretariat Alfon Rumambi juga menyatakan bersyukur, karena kegiatan ini dapat berlangsung sukses sesuai dengan harapan semua panitia.(aan)
Kaum Muda GSJA Gelar Youth Camp
Memanfaatkan masa libur, pengurus Departemen Kaum Muda Daerah Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Sulut dan Gorontalo menyelenggarakan Youth Camp di lokasi pantai Tasik Ria Manado, sejak 26 Juni hingga 1 Juli lalu. Acara ini cukup spesial karena dihadiri Joy Team dari Departemen Kaum Muda Nasional Jakarta.
Kegiatan ini dibuka Wakil Ketua Badan Pengurus Daerah GSSJA Sulut dan Gorontalo Pdt Hengky Kamagi STh, yang mendorong peserta agar memanfaatkan kesempatan fellowship sebaik-baiknya.
Firman Tuhan pada acara pembukaan dibawakan Sekretaris Pengurus Departemen Kaum Muda (PDKM) GSJA Sulut yang juga Pemimpin Radio Amigos 100,8 FM Tomohon Heri Kristian STh. Ia menjelaskan bagaimana menjadi Kristen Rajawali kelas dunia. Yang intinya, mengubah paradigma dari self cenrte ke other centre, berpikir global tapi dimulai dari tindakan lokal, memikirkan hal-hal yang bersifat kekal, dan menggunakan mulut secara tepat.
Ketua PDKM GSJA Sulut-Gorontalo Pdt Herry Wijaya Mdiv menjelaskan, Youth Camp ini untuk mengaplikasikan ‘Amanat Agung’ (Matius 22:34-40) dan ‘Perintah yang Terutama’ (Matius 28:19-20), sebagai tanggung jawab pelayan Tuhan terhadap warga masyarakat dan negara, terlebih khusus kepada kawula muda dan remaja di bidang pembianaan mental dan spiritual.(jef)
Pemuda Remaja Gesba se Sulut-Gorontalo Lakukan Pertemuan
GEREJA Segala Bangsa (GESBA) yang berada di wilayah lima, khususnya di
Kecamatan Ratahan, Tombatu, Touluan, Ratatotok, Posumaen dan Belang, di bawah koordinator Oscar Polandos, mulai Senin (03/07) hingga Kamis (06/07) Juli nanti melakukan kegiatan pertemuan pemuda dan remaja. Pertemuan yang dipusatkan di desa Ranolambot Kecamatan Kawangkoan ini, sebagai bentuk wadah pemersatu bagi pemuda dan remaja gereja demi mengisi masa liburan sekolah dan juga untuk membekali para pemuda dan remaja. Kegiatan tersebut dibuka oleh Pdt Kembaw selaku gembala Sidang Jemaat Gesba Ranolambot sekaligus Ketua Biro Pemuda dan Remaja Sulut-Gorontalo.(dak)
|
|