HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

06 July 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun


Kejurnas bridge ke-44
Dennis Tirayoh-Rhein Lolong Juara Pasangan Terbuka
PASANGAN Dennis Tirayoh-Rhein Lolong dari Biro Pembangunan Pemprop Sulut berhasil meraih gelar juara di nomor pasangan terbuka kejuaraan nasional bridge ke-44 yang berlangsung di Giant Poins Square Lebak Bulus Jakarta Selatan, selasa malam.

Sukses Tirayoh-Lolong dapat dikatakan spektakuler sebab, hingga babak semi final, kedua-nya masih terseok-seok di posisi sepuluh besar. Tapi, justru sete-lah dimulai babak final, yang diikuti 24 pasangan terkuat In-donesia, andalan Tim Biro Pem-bangunan Sulut itu mampu me-mimpin hingga pertandingan usai sekaligus menyisihkan M Prananta Budi-Bayusunu (Ban-ten), Dursadi Alamsudin-Robert Tobing (DKI Jakarta) dan Lusye Bojoh-Joice Mandolang, ma-sing-masing di posisi kedua hingga keempat. 
Menariknya lagi, keduanya mampu mengatasi lawan-lawan tangguh seperti Jefrey Moneng-key/Bill Mondigir dari Praskim Sulut, yang bertengger di posisi keenam, Octa Wohon-Tommy Rogi (posisi ketujuh), Bert Toar Polii-Memed Hendrawan (posisi kesepuluh), Novry Kaligis-Recky Kandouw (posisi ke-16), Jongky Tumbel-Franky Umboh (posisi ke-19) dan WD Karamoy-Giovani Watulingas di posisi ke-21.
Sementara itu dikategori ma-hasiswa, dua pasangan asal Uni-versitas Sam Ratulangi Manado, masing-masing Donald Lolo-wang-Cliff Tangkuman dan F Manoppo-F Tangkuman hanya mampu meraih posisi kedua dan ketiga. Posisi pertama direbut pasangan Anggoro PSY-M Taufik dari Universitas Palembang, yang memiliki selisih satu IMP dengan Donald dan Cliff.
Setelah menyelesaikan iven an-tarklub, kejurnas dilanjutkan dengan pertandingan antarpro-pinsi dan pasangan bridge pela-jar dan mini bridge pelajar. Khu-sus untuk kategori antarpropin-si, Sulut yang diperkuat Henky Lasut, Eddy Manoppo, Ferry Sambuaga-Frangky Umboh, Ch Nurhamidin dan Jongky Tumbel sejak sesi pertama hingga ketiga telah bercokol di posisi kedua dengan total nilai 64 VP. Peluang untuk lolos penyisihan pool cu-kup terbuka karena Sulut ber-ada di grup A.
Pertarungan sesungguhnya akan terjadi di babak semi final yang rencananya baru akan berlangsung Kamis (06/07) ma-lam nanti. “Saya kira untuk ba-bak penyisihan tidak terlalu be-rat apalagi Sulut berada di pool ringan bersama Bengkulu, Ma-luku, Riau, Yogyakarta, Bang-ka Belitung, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Nangroe Aceh Darusallam, Nusa Tenggara Ti-mur, Sumatera Selatan dan Ka-limantan Selatan.(dni)

Komunitas Bridge Sulut Berduka
MENJELANG berlangsung-nya Kejuaraan Nasional (Ke-jurnas) Bridge Antarpelajar di Giant Poins Square, kabar du-ka harus diterima kontingen Sulut. Pasalnya, salah satu pe-lajar asal Minahasa Utara, Gladys Wowiling, ternyata ga-gal tampil karena telah ber-pulang ke ru-mah Bapa di Ru-mah Sakit Cipto Mangunku-sumoh Jakarta, Selasa (04/07) pukul 20.40 WIB.
Meninggalnya putri tercinta dari Ketua Gabungan Bridge Minahasa Utara (Gabminut), Drs Denny Wowoling MSi sem-pat mengejutkan seluruh komu-nitas bridge Sulut yang berpar-tisipasi di iven tahunan ter-sebut. Komtek Pengda Gabsi Sulut, yang juga menjadi salah satu pimpinan kontingen bridge Sulut, langsung menyampaikan ungkapan belasungkawa seda-lam-dalamnya kepada keluarga Denny Wowiling. Tak hanya itu, Ketua Harian Pengda Gabsi Sulut, Ir Roy Roring MSi, yang juga mendengar kabar tersebut juga menyatakan dukacita yang dalam. “Pengda Gabsi Sulut pimpinan Freddy H Sualang serta seluruh jajaran pengurus menyampaikan duka cita men-dalam atas meninggalnya putri Ketua Gabminut, Drs Denny Wowiling MSi,” kata Roring, yang sempat mengunjungi tem-pat pertandingan, kemarin.
Di kubu Tim Minahasa Utara juga merasakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Gladys Wowiling. Pasalnya, ke-datangannya ke Jakarta se-mata-mata untuk mengikuti ke-juaraan bergengsi atas nama Tim Gabminut. “Seluruh kon-tingen Minahasa Utara me-nyampaikan rasa belasung-kawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Gladys Wo-wiling. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tabah meng-hadapi cobaan ini,” kata pelatih Tim Minut, Ir Chris Hombokau MT didampingi ofisial Boy Ru-mengan.(dni)

Hari Ini, Popda Sulut Hentak Minut
GUNA menjaring minat pelajar akan olahraga, sejak Kamis (06/07) akan digelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Sulawesi Utara. Menurut informasi dari Satker Pendidikan Pemuda Luar Sekolah dan Olahraga (PPLSO), Carla Montong, kegiatan terse-but akan dilaksanakan di Mi-nahasa Utara.
Dikatakan Carla, yang juga adalah salah satu penanggung jawab PPLP Sulut, Popda diha-rapkan dapat menjaring pelajar yang berprestasi di bidang olah-raga guna ditampilkan di iven yang berskala nasional seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasonal (Popnas).
Beberapa waktu lalu, Popda Sulut berhasil menjaring atlet berprestasi di cabang atletik yang akhirnya direkrut menjadi salah satu atlet penghuni Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sulut. “Kami berharap di iven ini akan lahir atlet ber-prestasi yang bisa mengharum-kan Sulut di masa yang akan datang,” imbuh Montong.(dni)

Sulut Seleksi Atlet Popwil Intim
Menjelang ajang seleksi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pop-nas) 2006, Diknas Sulut mela-kukan seleksi atlet melalui ke-giatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) se kabupaten/kota yang nantinya akan dipilih atlet terbaik untuk ikut dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Indonesia Ti-mur (Intim).
Hal tersebut dikatakan Kadis Diknas Sulut Drs A Lomban MSi yang didampingi Ketua Pa-nitia Drs Monintja MSi, Rabu (05/07). “Ajang seleksi tersebut akan dilaksanakan di Diklat Propinsi 6-9 Juli dan diikuti atlet utusan kabupaten/kota se Sulut,” tambahnya.
Cabang olah raga yang diper-tandingkan dalam seleksi tersebut menurut dia, tahun sebelumnya hanya empat ca-bang yaitu Bola kaki, Bola Voli, Pencak Silat dan tennis meja, sekarang ketambahan dua ca-bang yaitu Bulu tangkis dan tenes lapangan.
Seleksi atlet yang dimulai hari ini (06/07) dan rencananya akan dibuka oleh Gubernur Su-lut tersebut, akan diikuti 360 atlet dari sembilan kabupaten/kota. “Mereka yang memiliki prestasi dalam cabangnya masing-masing akan diikut-sertakan dalam ajang Popwil yang rencananya dilaksanakan di Propinsi Gorontalo,” tam-bahnya.
Setelah ajang seleksi Popda menuju Popwil, atlet atau da-erah yang berprestasi akan di-pilih untuk mengikuti Popnas yang dilangsungkan pada ta-hun ini juga.(lex) 

Pelaksanaan seleksi mendadak
Sulut Gagal Tembus 8 Besar Kapolri Cup 8 Ball Championsip
Meski Pengprov POBSI Sula-wesi Utara terbilang mendadak dalam melaksanakan ajang seleksi, Sulawesi Utara akhirnya mengirimkan Ramli Harjan dan Ibrahim Amiri untuk tampil di ajang Kapolri Cup 8 Ball yang berlangsung sejak 2 - 6 Juli di Semarang dalam rangka memperingati HUT Bhayang-kara meskipun akhirnya gagal menembus babak 8 besar.
Keputusan pengiriman Rambli Harjan dan Ibrahim Amiri di-ambil pihak Pengprov setelah atlet yang lolos dari ajang seleksi pada tanggal 30 Juni, Sonny Rumondor batal terbang ke Semarang karena tak berhasil mendapatkan tiket.
“Karena atlet tak dapat tiket, Pengprov memutuskan untuk mengirim Ramli Harjan dan Ib-rahim Amiri yang memang ke-betulan kini berdomisili di Ja-karta,” ungkap Sekretaris Peng-prov POBSI Sulut, Denny Pua.
Pun begitu, beberapa pihak menyatakan bahwa pihak Peng-prov tidak serius dalam me-ngirimkan atlet ke ajang ter-sebut. Pada ajang seleksi yang digelar di Master Billiard 30 Juni lalu, pihak Pengprov me-nyatakan bahwa atlet yang lolos diharuskan berangkat keesokan harinya (01 Juli, red), dan sudah harus take off sebelum jam 11.00 WITA. “Bagimana mo siap dalam seleksi kalau pemberi-tahuannya mendadak. Sedang-kan sebagian besar atlet biliar masih buta dengan peraturan jenis 8 Ball,” tegas salah seorang pemerhati cabang olahraga biliar Sulut.
Dari pantauan Komentar, ke-san asal-asalan memang sangat terlihat dalam pelaksanaan pro-ses seleksi. Dari mulai pemu-ngutan uang pendaftaran bagi para atlet yang ‘dipanggil’, sam-pai saat pelaksanaan dengan masih banyaknya pebiliar yang masih harus bertanya kembali mengenai peraturan. Kesan ter-sebut pun ditangkap oleh para penonton, “Ini kwa bukan se-leksi, ini cuma pukul-pukul,” ungkap salah satu penonton.
Dari proses seleksi tersebut, nama Sonny Rumondor dan Randy Rarumangkay keluar se-bagai pemenang. Namun ka-rena dana yang tersedia tak cukup untuk memberang-katkan dua atlet, Rumondor dinyatakan sebagai satu-sa-tunya wakil.
Tak mendapat tiket, Rumon-dor pun merasa sedikit kecewa. “Saya sudah berusaha mencari tiket sampai ke bandara, tapi tak berhasil. Yah mungkin ini juga karena semuanya serba mendadak. Bagaimana bisa dapat tiket dalam waktu secepat ini, sedangkan Gubernur sen-diri harus melalui prosedur apa-lagi saya,” ungkap Rumondor.
Terkait dana, menurut Ketua Umum Pengprov POBSI Sulut, Ir Conny Rumondor pihaknya akan memberikan dana kom-pensasi sebagai penggantian biaya yang sudah dikeluarkan oleh Ramli Harjan dan Ibrahim Amiri, namun besaran dana tersebut masih belum diketa-hui. Dari Semarang, Ambi - sa-paan Ramli Harjan, dan Amiri gagal menembus babak 8 besar. Ambi dan Amiri yang otomatis lolos ke babak utama (64 besar) harus mengakui keunggulan lawan.(martin)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin