|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
UMPTN Bolmong Hanya Diikuti 18 Peserta
|
Terindikasi karena minimnya sosialiassi, pelaksanaan UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di Kotamobagu hanya diikuti 18 peserta. Ratusan bahkan diprediksi sampai ribuan lulusan SMA dan sederajat dari Bolmong, sudah terlanjur menguras kocek cukup banyak untuk mengikuti tes serupa di luar daerah.
Pelaksanaan UMPTN untuk Bolmong hanya menggunakan satu ruangan di gedung SMAN 1 Kotamobagu, dengan diawasi panitia pelaksana asal Unima, yakni Drs Ferdinand Karembungan MSI, dan dan Rolly Binalay SE.
Dari penjelasan keduanya, meski hanya 18 peserta UMPTN dari Bolmong, namun bisa mewakili semua tiga jenis pilihan tes. Yakni 9 peserta memilih IPA, 7 peserta memilih IPS, dan hanya 2 saja yang mengambil IPC atau Ilmu Pengetahuan Campuran. Pun setiap peserta di Bolmong ini bebas memilih PTN mana saja di seluruh Indoensia yang dikehendakinya, serta jenis soal dan tingkat kesulitannya sama persis untuk seluruh Indonesia.
Ditanya mengenai indikasi keterlambatan pelaksanaan sosialiasi, sehingga ratusan bahkan ribuan lulusan SMA dari Bolmong yang berniat ke PTN sudah terlanjur mengikuti tes di luar daerah, Ferdinad menjelaskan program ini jauh-jauh hari sebelumnya sudah dimatangkan oleh panitia pelaksana bekerja sama dengan Diknas Bolmong. Dan setahu mereka, Diknas Bolmong sudah melakukan sosialisasi terhadap program tersebut.
Karena tujuannya sangat positif, salah satunya untuk meringankan biaya para peserta UMPTN. “Mereka menyetor langsung uang pendaftaran di BNI. Untuk pilihan tes IPA dan IPS Rp 150 ribu, sedangkan untuk IPC Rp 175 ribu. Itu saja biayanya. Bayangkan saja kalau peserta asal Bolmong harus mengikuti UMPTN ke Manado atau daerah lainnya, tentu saja biayanya akan lebih banyak lagi,” jelas Ferdinand.
Adapun pelaksanaan UMPTN ini berlangsung selama dua hari, lanjutnya, di mana untuk hari pertama kemarin, tes yang disodorkan untuk semua pilihan adalah Matematika dasar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Di hari kedua, hari ini, akan diadakan tes sesuai dengan pilihan masing-masing.
“Hasil tes UMPTN di Bolmong ini akan kami bawa ke Manado Jumat nanti, untuk digabung bersama hasil tes dari semua daerah se-Sulut, selanjutnya dibawah ke Jakarta untuk diperiksa,” kunci Ferdinad turut diaminkan rekanya Rolly Binalay.
Lebih menarik lagi, dari amatan harian ini, tingkat pengawasan untuk peserta tes UMPTN di Kotamobagu ini tidak begitu ketat. Bahkan tidak turut diawasi oleh petugas keamanan, demi menjamin kerahasiaan soal yang merupakan dokumen negara.(tus)
|
|