|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dosen Pascasarjana Unsrat Ubah
Limbah Air Kelapa Jadi Bahan Microchip
|
Bagi kebanyakan orang, limbah air kelapa tak ada kegunaan lain kecuali dibuang. Namun tidak demikian dengan jika limbah tersebut ditangani Dr Ir Lucia C Mandey MS. Lewat penelitian selama tiga tahun terakhir, dosen program studi ilmu pangan pascasarjana Unsrat ini bisa mengubah limbah tersebut menjadi sesuatu yang hampir muskil dipikirkan orang banyak, yaitu menjadi bahan microchip untuk barang elektronik.
Inovasi mencengangkan tersebut terungkap lewat bincang-bincang Komentar dengan sang dosen. “Di Sulut pohon kelapa sangat melimpah. Demikian juga dengan limbah air kelapa. Beberapa waktu terakhir, penduduk Sulut berlomba-lomba membuat virgin coconut oil (VCO). Nah, saya justru mencoba mencari pemanfaatan limbah air kelapa dalam bentuk lain. Akhirnya setelah penelitian selama tiga tahun, saya memperoleh manfaat lain dari limbah tersebut yang bisa dijadikan sebagai bahan pembuat microchip,” kata Mandey, Rabu (05/07).
Dijelaskannya, banyak kegunaan yang didapat dari microchip berbahan limbah air kelapa tersebut. “Microchip ini khusus untuk dipakai di barang-barang elektronik. Kegunaannya sangat banyak. Misalnya dipakai dalam membran loud speaker sehingga suaranya menjadi lebih keras dan jernih. Juga bisa menjernihkan suara di handphone,” jelas Mandey yang juga staf ahli Bapedalda Sulut ini.
Ia menambahkan penelitiannya tersebut sudah disokong LIPI. “Nantinya mereka juga membantu supaya saya bisa mendapatkan hak paten atas penemuan tersebut. Jika semuanya sudah siap, saya akan mempublikasikannya secara besar-besaran. Termasuk proses dari limbah menjadi microchip,” ujarnya.(win)
|
|