|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Ikuti jejak rektor?
Dualisme Struktur DEM UKIT
|
Struktur kepengurusan De-wan Eksekutif Mahasiswa (DEM) UKIT yang dipimpin Su-rpyadi Pangellu sebagai presi-den, rupanya belum seratus persen diakui kalangan maha-siswa UKIT. Sebab sebagian mahasiswa di antaranya masih tetap bernaung dalam kepe-ngurusan DEM UKIT di bawah pimpinan Arthur Wuwung sebagai presiden.
Dari informasi yang dirang-kum, menyebut kalau dualis-me ini terjadi karena masing-masing pengurus DEM UKIT saling mengklaim keabsahan struktur kepengurusan mere-ka. Dua struktur ini sendiri di-anggap sah karena telah me-lalui proses pemilihan secara demokratis dalam Sidang Umum Majelis Permusyawarat-an Mahasiswa (MPM) UKIT, yang digelar pada dua lokasi berbeda.
Namun menariknya, ada rumor yang menyebut bahwa dualisme ini juga disebabkan karena terjadinya dualisme dalam kepemimpinan Rektor UKIT. Imbasnya, dua kepengu-rusan DEM ini dikabarkan telah terbagi menjadi dua ku-bu. Satu kubu DEM mendu-kung kepemimpinan Rektor UKIT Prof RAD Siwu PhD, sementara kubu DEM lainnya mendukung kepemimpinan Rektor UKIT Ir Phiet Wongkar.
Sementara menurut Presiden DEM UKIT Supryadi Pangelu, tidak ada istilah kubu-kubuan dalam kepengurusan DEM UKIT. “Kalaupun ada rumor yang menyebut soal dualisme kepengurusan DEM, itu mung-kin ada benarnya. Namun yang pasti, struktur DEM UKIT ha-nya satu yakni kepengurusan DEM hasil Sidang Umum MPM,” ujar Pangellu seraya mengata-kan, kepengurusan DEM yang dipimpinnya sudah sah karena telah mengacu pada aturan dan ketentuan.(dav)
|
|