HOME : FOOTBALL

Headlines News  

03 June 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Lehmann Psywar Tim Inggris 


PERTANDINGAN belum dimu-lai, tapi psywar sudah me-warnai perhelatan Piala Dunia 2006 di Jerman. Menariknya, perang urat syaraf dilancarkan pemain tuan rumah atas Tim Inggris. 
Kiper Jerman yang juga pen-jaga gawang Arsenal, Jens Lehmann menyatakan salah satu tim favorit di PD 2006, Inggris, sebenarnya mera-sa iri dengan kemampuan Tim Panzer. “Meskipun kami sering menjadi under-dog, sering kali kami tampil mengejut-kan banyak lawan,” kata kiper kelahiran Essen, yang November nanti genap ber-usia 37 tahun itu. 
Apa yang diucapkan Lehmann me-mang tergolong berani. Apalagi, Selasa lalu, di hadapan pendu-kungnya sendiri di Leverkusen, anak-anak asuhan Jurgen Klins-
mann itu nyaris diperma-lukan Jepang. Selain dua kali memungut bola dari gawang-nya, Lehmann dan barisan belakang Tim Panzer dibuat kalang kabut oleh pergerakan cepat Hidetoshi Nakata dkk. 
“Kami melakukan sejumlah kesalahan, tapi semua tim juga begitu,” kilah Lehmann. Meski begitu, Lehmann tetap percaya dengan kemampuan timnya di ajang sebesar Piala Dunia. Memang, fakta sejarah menyatakan Jermanlah yang memupus ambisi pasukan Bo-bby Robson lewat adu penalti dalam partai semi final PD 1990 yang berlangsung dramatis. 
Jerman selalu lebih unggul dari Inggris dalam tiga ajang PD terdahulu, yaitu dua kali menembus babak perempat final dan terakhir sampai ke partai puncak di PD 2002. Inggris? Boro-boro bisa masuk partai final. Di PD 1994 yang berlangsung di Amerikat Serikat, The Three Lions bahkan tumbang lebih awal di babak kualifikasi. Di PD 1998, Michael Owen dkk tersungkur di tangan Argentina di babak 16 besar. Empat tahun yang lalu giliran Ronaldinho dengan tarian Sambanya yang mem-buat Inggris tersisih di babak perempat final.
“Tim Inggris tahu benar de-ngan kemampuan kami. Jadi, mereka kagum dengan ke-mampuan kami yang selalu mampu tampil baik dalam turnamen Piala Dunia,” kata Lehmann. “Tim Eriksson tahu persis dengan apa yang selalu kami tampilkan, terutama jika posisi tim kami tidak diung-gulkan,” imbuh kiper yang di-ganjar kartu merah saat ba-bak final Liga Champions, 17 Mei lalu.
Jika kedua tim lolos dari ba-bak penyisihan grup dan salah satu di antaranya hanya mam-pu tampil sebagai runner-up grup, maka kedua tim akan berhadapan satu sama lain di babak 16 besar, 24 atau 25 Juni mendatang. Andai kata itu terjadi, pertemuan tersebut merupakan yang pertama se-jak Inggris dengan spekta-kuler menghancurkan Michael Ballack dkk 5-1 di Muenchen, September 2001.(lbc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin