|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
“Jang Cuma Urus Persmin, Bupati Lia Akang Tu Terminal”
|
SEMAKIN parahnya kondisi Terminal Tondano saat ini, mem-buat sejumlah besar sopir ber-paling darinya. Dan sayangnya, kondisi ini sepertinya dibiarkan saja oleh instansi terkait, yang rupanya memang sudah mem-biarkan terminal tersebut dalam kondisi merana.
Salah satu fasilitas yang kini banyak dikeluhkan warga ada-lah jalan masuk dan ke luar ter-minal. Kondisi jalan tersebut semakin parah dan sulit dilewati. Akibatnya, para sopir lebih me-milih memarkin mobilnya di luar terminal, sehingga terkesan men-ciptakan terminal bayangan.
Seperti yang diungkapkan Felix L Tombokan sopir asal Tondano, dengan semakin parahnya kon-disi jalan yang ada di pusat Kota Tondano khususnya yang akan memasuki terminal membuat mereka kecewa, sebab seper-tinya tidak ada kepedulian pemerintah.
Menurut Tombokan, jangan-kan areal terminal yang semakin hari semakin amburadul, jalan masuk terminalpun sudah tidak pernah disentuh pembangunan. Ini membuat kalangan sopir, kusir bendi dan ojek, sering kali ber-sitegang, akibat hampir atau se-ring terjadi baku tabrak. “Torang minta, Bupati Runtu jangan cuma urus-urus Persmin. Coba lia akang itu pembangunan, khu-susnya jalan di Terminal Ton-dano. Bilang prioritas pemba-ngunan di ibukota, nyatanya cuma sorga telinga,” sembur Tombokan berapi-api.
Menanggapi hal ini, Bupati Mi-nahasa, Drs Vreeke Runtu kepa-da sejumlah wartawan belum la-ma ini menyatakan, dalam APBD 2006 ini pemkab akan mengalo-kasikan dana sekitar Rp 70 miliar khusus untuk jalan. Jadi semua akan disentuh aspal, termasuk di Terminal Tondano. “Semua torang perhatikan, kita minta warga sabar. Semua jalan akan diper-baiki,” jelas Runtu.(pen/*)
|
|