|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Wacana
Pemekaran Minbar Mengemuka
|
Wacana pembentukan Ka-bupaten Minahasa Barat (Minbar) yang mencakup Pi-neleng, Tombulu dan Tomba-riri mulai mengemuka. Waca-na ini didasarkan atas aspek efisiensi pelayanan publik dan geografis, di mana Minbar sudah jauh dari pusat peme-rintahan Minahasa.
“Demi efisiensi pendekatan pelayanan publik dan menun-jang pelaksanaan otonomi daerah sebagaimana amanat UU 32/2004 tentang Pemerin-tahan Daerah, sudah saatnya Minahasa barat dimekarkan.
Apalagi Minahasa barat ter-pisahkan oleh Kota Manado dan Tomohon. Padahal suatu kabupaten tak boleh dipisah-kan daerah lain, yang bukan wilayah hukum dan pelaksa-naan pemerintahan,” tulis Fo-rum Komunikasi Pemuda Mi-nahasa Barat (FKPMB) lewat press release yang disam-paikan ke Komentar, Kamis (01/06) lalu yang ditandata-ngani ketua, Ronny Kasalang SH dan Sekretaris Gustaf Un-dap SSos.
Ditambahkan mereka, sum-ber daya alam di Minbar sa-ngat menunjang. “Di sini pu-sat sarang walet, pusat peter-nakan ikan air tawar, pusat galian C, dan juga ada pelabu-han pelelangan ikan, serta sejumlah tempat wisata,” kata keduanya.
Sedangkan SDM juga sangat menunjang. “Kebanyakan masyarakat di sini sudah sangat berkembang dan maju. Untuk sarana dan prasarana pun sudah memadai. Soalnya merupakan pusat perkanto-ran, antara lain perikanan dan pertanian, serta yang sedang dirintis untuk pusat sekolah kepolisian,” beber mereka.
Oleh sebab itu mereka me-minta dukungan semua ele-men masyarakat Minbar. “Ini demi pemekaran dan pelaya-nan publik yang lebih efisien. Karena pelayanan dapat di-persingkat dengan biaya lebih murah,” ajak Kasalang dan Undap.
Dengan wacana ini, maka berarti Minahasa kini akan dibagi empat wilayah lagi, yakni Minteng, Minbar, kota Langowan dan Minahasa.(win)
|
|