|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dari Hiking Wisata di Manado Tua
Jadi Objek Wisata Alternatif, Saatnya Diberdayakan
|
MANADO-Menyokong imple-mentasi visi Manado Kota Pariwisata Dunia 2010, maka seluruh potensi wisata yang selama ini ‘terpendam’ perlu dijamah dan didayagunakan. Antara lain potensi wisata alam yang ada di pulau Ma-nado Tua yang dipandang bakal memberikan kontribusi bagi penganekaragaman suguhan objek wisata.
Gagasan ini tercetus di antara peserta hiking wisata ke pun-cak Gunung Manado Tua, Sab-tu (3/6) pekan lalu. Tak kurang dari 80 pecinta alam, penikmat wisata mendaki gunung ikut dalam kegiatan yang dilakukan atas prakarsa Pemerintah Kecamatan Bunaken bekerja sama dengan perkumpulan jurnalis lingkungan O2 Plus.
Touring ini mendapati bahwa ternyata pulau Manado Tua memiliki potensi wisata alam berupa hamparan hutan dengan medan pendakian yang amat menantang. Karena, sudah saatnya dikelola dan diman-faatkan. Potensi alam ini perlu didukung dengan menyiapkan infrastruktur seperti pos peris-tirahatan dan fasilitas mandi-cuci, sanitasi dan sebagainya.
Akademisi sekaligus penik-mat wisata Drevi Malalantang yang ikut dalam hiking ini mengemukakan, para wisata-wan akan semakin mendapat banyak suguhan obyek wisata kalau wisata pegunungan Manado Tua dimanfaatkan. “Apalagi lokasinya dekat de-ngan ikon wisata Sulut bahkan Indonesia yang telah mendunia yakni taman laut Bunaken. Ini akan sangat memudahkan dalam hal promosi,’’ tandasnya.
Senada dikemukakan Hen-drik Waroka SPd DEA yang me-nyatakan kekagumannya ter-hadap suguhan pesona alam berupa view (pemandangan) kota Manado dan daratan Sula-wesi di selatan, gugusan pulau Talise, Biaro, Tagulandang dan Siau di kejauhan Utara dan Bunaken, Siladen dan Man-tehage di dekatnya diyakini akan sagat memikat wisatawan do-mestik maupun mancanegara. Karena itu, pelaku wisata dari Talasa Diving Center bahkan yang ikut dalam hiking ini menyatakan siap mempromo-sikan obyek wisata ini.
Ekspedisi penaklukan pun-cak yang disebut warga Mana-do Tua Pangirolong (peristirahat-an) ini berhasil dilakukan se-kitar 45 peserta yang mengin-jakkan kaki di puncak ter-tinggi di Manado ini. Di keting-gian 800 meter dari permuka-an laut ini dipancangkan span-duk berisi spirit optimisme akan terwujudnya visi MKPD 2010.
Tim hiking dilepas secara resmi oleh Camat Bunaken Spener Tahulending ditandai dengan pengguntingan pita start. Untuk memastikan kon-disi fisik dan mental, peserta menjalani check up oleh tenaga medis dipimpin dr Edi dari Puskesmas Bunaken.
Ketua Panitia Stenly Baculu SH mengatakan puas melihat antusiasme peserta. “Kami ber-harap fakta yang terungkap upaya eksplorasi ini akan ber-lanjut dalam bentuk pemanfa-atan potensi yang selama ini belum tergarap. Saya yakin ini akan segera direspon oleh Walikota Drs Jimmy Rimba Rogi yang memang amat mensuport kegiatan ini,” ujarnya.(eky/*)
|
|