|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Terus sorot kinerja pemkab dan dewan
Kritikan LSM Minsel Dinilai tak Membangun
|
Pernyataan-pernyataan dari sejumlah LSM yang akhir-akhir ini mengkritisi kinerja Pemkab dan DPRD Minsel melalui media cetak dan elektronik, sepertinya membuat kalangan tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merasa gerah. Pasalnya, pernyataan-pernyataan tersebut dinilai sarat akan kepentingan dan sifatnya tidak membangun.
“Belakangan ini, sejumlah LSM yang bicara di media cetak dan elektronik yang mengkritik kinerja pemkab dan dewan tidak ada sifat membangun. Saya lihat kriti-kan-kritikan hanya menja-tuhkan nama baik Pemkab dan Dewan Minsel, dan ujungnya ada kepentingan. Kalau begini-begini terus Kabupaten Minsel tak akan maju dalam pembangunan. Bahkan pemerintah pusat akan berpikir dua kali dalam memberikan bantuan untuk Minsel,” tukas tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Minsel, Berty Setligh BA dan Hengky ‘Jenderal’ Rumengan, akhir pekan lalu.
Menurutnya, LSM-LSM yang ada sekarang yang notabene menjadi ‘pahlawan’ masyara-kat tak merasakan bagai-mana pahitnya perjuangan dalam membentuk Kabupa-ten Minsel.
“Sebenarnya tugas kita sekarang adalah bagai-mana menyumbang pikiran kita bagi pejabat di pemkab dan wakil-wakil di DPRD Minsel demi kemajuan pem-bangunan di Minsel,” tutur dua tokoh masyarakat di Amurang yang akrab dengan wartawan ini.
Untuk pemasalahan seka-rang, seperti dugaan penyim-pangan penggunaan anggar-an dalam APBD 2004 yang telah diekspos di koran-ko-ran, kata Setligh, serahkan saja ke aparat yang berwe-nang yakni kepolisian dan kejaksaan. “Kan kasus itu sudah ditangani aparat kepolisian, biarkan saja prosesnya berjalan. Jangan kita besar-besarkan,” kunci Setligh.(jok)
|
|