HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Selatan 

05 June 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Terus sorot kinerja pemkab dan dewan
Kritikan LSM Minsel Dinilai tak Membangun

 

 IKUTI BERITA LAIN

Camat Amurang Barat Kukuhkan Tiga Koptan
Cuaca tak Menentu, Diare Perlu Diwaspadai
Tanggapi pengunduran diri Langi
Lagislator PDI-P: Itu Karena Kedipan Mata Ketua Dewan

Pernyataan-pernyataan dari sejumlah LSM yang akhir-akhir ini mengkritisi kinerja Pemkab dan DPRD Minsel melalui media cetak dan elektronik, sepertinya membuat kalangan tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merasa gerah. Pasalnya, pernyataan-pernyataan tersebut dinilai sarat akan kepentingan dan sifatnya tidak membangun.
“Belakangan ini, sejumlah LSM yang bicara di media cetak dan elektronik yang mengkritik kinerja pemkab dan dewan tidak ada sifat membangun. Saya lihat kriti-kan-kritikan hanya menja-tuhkan nama baik Pemkab dan Dewan Minsel, dan ujungnya ada kepentingan. Kalau begini-begini terus Kabupaten Minsel tak akan maju dalam pembangunan. Bahkan pemerintah pusat akan berpikir dua kali dalam memberikan bantuan untuk Minsel,” tukas tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Minsel, Berty Setligh BA dan Hengky ‘Jenderal’ Rumengan, akhir pekan lalu.
Menurutnya, LSM-LSM yang ada sekarang yang notabene menjadi ‘pahlawan’ masyara-kat tak merasakan bagai-mana pahitnya perjuangan dalam membentuk Kabupa-ten Minsel.
“Sebenarnya tugas kita sekarang adalah bagai-mana menyumbang pikiran kita bagi pejabat di pemkab dan wakil-wakil di DPRD Minsel demi kemajuan pem-bangunan di Minsel,” tutur dua tokoh masyarakat di Amurang yang akrab dengan wartawan ini.
Untuk pemasalahan seka-rang, seperti dugaan penyim-pangan penggunaan anggar-an dalam APBD 2004 yang telah diekspos di koran-ko-ran, kata Setligh, serahkan saja ke aparat yang berwe-nang yakni kepolisian dan kejaksaan. “Kan kasus itu sudah ditangani aparat kepolisian, biarkan saja prosesnya berjalan. Jangan kita besar-besarkan,” kunci Setligh.(jok)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin