HOME : FOOTBALL

Berita Pendidikan dan Budaya  

05 June 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing)  

Diknas Diminta Benahi Guru Mata Pelajaran 

 

 IKUTI BERITA LAIN

DEM FH UKIT Kecam Kekerasan Milisi

Penataran Pancasila dan UUD 1945 Relevan di Era Reformasi

Masyarakat Pendidikan Sulut (MPS) meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan (Diknas) di kabupaten/kota untuk melakukan pembenahan guru mata pelajaran. Pasalnya banyak guru yang mengajar bukan pada bidangnya.
“Kami meminta pada pemerintah khususnya Diknas Kabupaten/Kota untuk segera membenahi keberadaan guru-guru di sekolah. Pasalnya banyak guru bidang studi yang mengajar bukan pada bidangnya,” tegas perwakilan MPS Febry Dien ST dan HA Assa SPd, Sabtu pekan lalu.
“Dari data yang kami terima dari salah satu lembaga yang meneliti tentang kebutuhan guru di Sulut, menurut mereka banyak guru yang mengajar bukan pada bidangnya. Misalnya guru Olah Raga mengajar Biologi, guru Matematika mengajar Geografi, Guru Geografi mengajar Sosiologi. Paling parah lagi, guru BP mengajar satu bidang studi di IPA atau IPS,” beber keduanya.
“Kalau permasalahan ini tidak segera dirampungkan, maka mutu dari anak didik nantinya akan merosot karena guru yang mengajar satu bidang studi bukan guru dengan spesifikasi yang sebenarnya,” kata mereka.
Kalau dilihat data yang ada sekarang ini memang cukup banyak guru yang mengajar bukan pada bidangnya. Ini bisa mempengaruhi jumlah kebutuhan guru di Sulut. Mungkin terjadi kekurangan guru bidang studi, karena bidang studi tersebut diisi oleh guru yang bukan pada bidangnya sehingga dalam pelaporan tidak terjadi kekurangan guru.
Selain itu mereka juga meminta pada pihak sekolah sekiranya memberikan laporan pada Diknas Kabupaten/Kota sesuai dengan data yang ada. “Kalau memang tidak ada guru disalah satu bidang studi katakana tidak, kalau kelebihan guru katakana kelebihan. Jangan memanipulasi data yang pada akhirnya merugikan dunia pendidikan itu sendiri,” ujar keduanya.(lex)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin